Jakarta (ANTARA) - Shadow Esports memasang target realistis untuk bertahan di level persaingan Asia Tenggara saat menjalani debut dalam Free Fire World Series South East Asia (FFWS SEA) 2026 Spring yang mulai bergulir Jumat.
"Target tentu juara, tetapi yang paling realistis tidak degradasi atau bisa tetap bertahan FFWS SEA untuk Spring maupun Fall," kata Pelatih Shadow Esports Janes Manao di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan sebagai debutan di tingkat Asia Tenggara, tim itu menilai tantangan utama bukan hanya soal kualitas permainan lawan, tetapi juga menjaga konsistensi saat menghadapi tekanan kompetisi regional.
Menurut Janes, persaingan antarwakil Indonesia relatif seimbang dari sisi kemampuan teknis maupun strategi.
Dia mengatakan tim-tim Indonesia memiliki kekuatan yang tidak jauh berbeda, baik dari segi mikro maupun makro permainan. Namun, hal yang perlu diantisipasi adalah potensi terkena serangan dari pihak ketiga ketika terjadi perebutan area atau pertarungan terbuka di dalam pertandingan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, faktor disiplin dalam eksekusi strategi menjadi fokus utama yang terus dimatangkan oleh tim menjelang laga pembuka.
Baca juga: ONIC matangkan "power fight" untuk hadapi FFWS SEA 2026 Spring
Shadow Esports, menurut dia, berupaya meningkatkan koordinasi antarpemain agar mampu mengambil keputusan secara cepat dan efektif di tengah pertandingan.
Selain itu, format champion rush yang digunakan pada grand final juga menjadi perhatian khusus dalam persiapan tim. Shadow Esports ingin mengamankan poin sebanyak mungkin sejak fase awal agar memiliki peluang lebih besar di fase berikutnya.
"Ada sejumlah pesaing terberat di luar wakil Indonesia yang lain, seperti dari Thailand itu ada Buriram Falcon begitu juga beberapa yang lain," ujar dia.
Selain dari Thailand, tim asal Vietnam juga dipandang memiliki potensi memberikan ancaman, terutama dalam aspek agresivitas permainan. Meski begitu, dia tetap percaya diri dengan berbekal pengalaman para pemain yang pernah tampil pada turnamen level Asia Tenggara.
Free Fire World Series South East Asia (FFWS SEA) 2026 Spring diselenggarakan oleh Garena dan akan mempertemukan lima wakil Indonesia dengan 13 tim dari negara Asia Tenggara lainnya, di antaranya Thailand dan Vietnam.
Lima tim dari Indonesia yang berpartisipasi yakni ONIC, EVOS Divine, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan Shadow Esports.
Selain untuk memperebutkan gelar juara kawasan, ajang itu juga momentum untuk merebut tiket menuju Esports World Cup (EWC) 2026.
Baca juga: RRQ Kazu fokus benahi kesalahan minor guna hadapi FFWS SEA 2026 Spring
Baca juga: Lima tim Indonesia siap rebut gelar FFWS SEA 2026 Spring
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·