Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi daerah dengan persentase lanjut usia (lansia) tertinggi di Indonesia.
Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025, persentase penduduk berusia 60 tahun ke atas di DIY mencapai 17,83 persen atau melampaui rata-rata nasional sebesar 11,97 persen.
Data tersebut dipublikasikan dalam konferensi pers di Kantor BPS DIY, Selasa (5/5). Plt Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan persentase itu menandakan DIY telah memasuki fase ageing population atau penuaan penduduk.
“Untuk DIY ini sudah memasuki ageing population atau penuaan penduduk yang ditandai dengan persentase penduduk berumur 60 tahun ke atas sebesar 10 persen atau lebih,” kata Endang, Selasa (5/5).
“Kita sudah 17,83 persen dan persentasenya itu tertinggi (se-Indonesia),” tambahnya.
BPS DIY memperkirakan jumlah lansia di DIY mencapai sekitar 674 ribu orang dari total 3,78 juta penduduk. Dalam data SUPAS sebelumnya pada 2015, DIY juga tercatat sebagai daerah dengan persentase lansia tertinggi secara nasional dengan angka 13,55 persen.
Endang menyebut tingginya persentase lansia di DIY dimungkinkan dipengaruhi faktor migrasi penduduk. Menurutnya, kondisi tersebut perlu direspons melalui kebijakan yang mendukung kelompok lansia agar tetap produktif.
“Ya mungkin karena kenyaman DIY sehingga orang-orang dari luar nanti kita lihat di migrasi penduduk,” ujar Endang.
“Perlu kebijakan yang baik untuk mengatasi karena kita memasuki ageing population untuk bisa inklusi agar bagaimana usia yang lansia ini bisa terus tumbuh produktif,” tambahnya.
Ia menambahkan tingginya persentase lansia di DIY juga menunjukkan angka harapan hidup masyarakat yang relatif tinggi. “Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita juga tertinggi,” ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·