BRIN ingatkan pentingnya refleksi pembangunan melalui peluncuran buku

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan pentingnya melakukan refleksi terhadap arah pembangunan nasional guna mengantisipasi krisis sosial di Tanah Air melalui peluncuran buku berjudul “Approaching Natural Resources for Sustainable Development in Indonesia: Confronting the Socio-Ecological Crisis”.

Kepala Pusat Riset Masyarakat dan Budaya BRIN Aulia Hadi di Jakarta, Kamis, menekankan bahwa seiring dinamika kondisi alam di berbagai wilayah Indonesia, refleksi atas arah pembangunan menjadi langkah krusial.

Hal ini penting dilakukan agar strategi pembangunan nasional tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia menyebutkan bahwa berbagai fenomena alam saat ini menjadi pengingat penting mengenai perlunya menjaga keseimbangan relasi antara manusia dan lingkungan guna menghindari dampak yang lebih besar.

"Penting bagi pembangunan untuk senantiasa memperhatikan batas-batas ekologis," katanya.

Lebih lanjut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, Muhammad Najib Azca menjelaskan bahwa buku ini mengadopsi paradigma pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan menekankan keterkaitan antara aspek ekologi, ekonomi, sosial, serta politik dan kebijakan.

Ia menggarisbawahi bahwa buku ini berhasil memperlihatkan tantangan utama pembangunan, yakni bagaimana mencapai pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga daya dukung lingkungan.

"Di sinilah letak pentingnya pendekatan yang lebih terintegrasi, karena persoalan keberlanjutan tidak bisa diselesaikan secara sektoral," ujarnya.

Dia menambahkan, kehadiran buku ini diharapkan dapat mendorong langkah kolektif lintas sektor untuk membangun Indonesia yang semakin tangguh, adil, dan berkelanjutan, guna menjaga stabilitas dari berbagai tantangan yang dinamis.

Buku yang merupakan hasil karya tim peneliti BRIN ini diharapkan menjadi salah satu rujukan penting dalam memahami persoalan krisis sosial-ekologis sekaligus merumuskan arah kebijakan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, khususnya dalam konteks pengelolaan sumber daya alam, kawasan pesisir, dan pulau-pulau kecil di Indonesia.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.