PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi meluncurkan program BSI Scholarship 2026 dengan target penyaluran bagi 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera pada Jumat (15/5/2026). Inisiatif ini bertujuan memperluas akses pendidikan nasional serta menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif di kancah global.
Program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang guna memastikan talenta terbaik bangsa dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa hambatan finansial. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa penyediaan beasiswa ini merupakan bentuk pemanfaatan zakat perusahaan secara produktif.
"Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan," kata Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BSI.
Anggoro menegaskan bahwa operasional perbankan syariah harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui instrumen pemberdayaan berkelanjutan. Upaya ini menjadi komitmen perseroan dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan formal.
"Semakin kuat kinerja BSI, semakin besar pula kontribusi yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Karena itu, zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan umat yang mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan," ujar Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BSI.
Berdasarkan data perusahaan sejak 2021, program ini telah menyentuh 10.162 penerima manfaat yang terdiri dari 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar. Sebanyak 1.500 alumni tercatat telah terserap dalam dunia kerja di berbagai perusahaan nasional atau melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri.
Terdapat tujuh kategori beasiswa yang ditawarkan, mencakup kategori pelajar, unggulan, inspirasi, talenta, prestasi, afirmasi, hingga Talenta KIP-K BSI. Selain dukungan dana, peserta mendapatkan pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, serta literasi ekonomi syariah.
Salah satu bukti keberhasilan program ini dialami oleh Melani Nurhayati, alumni SMK Islam PB Soedirman 2 Jakarta, yang kini telah bekerja di BSI KCP Panglima Polim 1 setelah menjalani masa praktik kerja lapangan.
"Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Awalnya saya hanya ingin belajar saat PKL, tetapi ternyata bisa membawa saya hingga mendapatkan beasiswa dan bekerja di Bank Syariah Indonesia," ungkap Melani Nurhayati, Alumni BSI Scholarship.
Melani menjelaskan bahwa pengalaman selama masa praktik sangat krusial dalam membantu proses adaptasinya dengan lingkungan kerja profesional. Ia mendapatkan pemahaman mendalam mengenai tanggung jawab kerja dan standar pelayanan kepada nasabah.
"Saya belajar banyak tentang pelayanan, tanggung jawab, dan profesionalisme selama PKL. Itu semua menjadi bekal penting saat saya mulai bekerja," tambah Melani Nurhayati, Alumni BSI Scholarship.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, BSI melaporkan telah menyalurkan zakat korporasi melalui Badan Amil Zakat Nasional sebesar Rp289 miliar sepanjang tahun 2025. Alokasi dana tersebut menyasar 12.500 penerima manfaat di sektor pendidikan serta ratusan ribu individu di bidang kesehatan dan kemanusiaan.
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·