Harvard Rilis Laporan Gaji Pimpinan dan Dosen Tertinggi Tahun 2024

Sedang Trending 8 jam yang lalu

Universitas Harvard merilis laporan pajak tahunan Form 990 pada Jumat, 15 Mei 2026, yang mengungkapkan rincian kompensasi para pejabat tinggi dan staf pengajar untuk tahun fiskal yang berakhir Juni 2025. Data tersebut menunjukkan Presiden Alan M. Garber menerima total kompensasi lebih dari USD 1,6 juta selama tahun kalender 2024.

Kompensasi Garber mencakup gaji pokok sebesar USD 1.391.448 ditambah tunjangan lain senilai USD 251.390 yang sebagian besar berasal dari fasilitas rumah dinas dan kontribusi pensiun. Angka ini melampaui pendapatan tahun sebelumnya saat ia menjabat sebagai provost dan juga lebih tinggi dibandingkan kompensasi reguler presiden sebelumnya.

Mantan Presiden Claudine Gay tercatat menerima total kompensasi sekitar USD 1,5 juta pada tahun 2024, yang mencakup gaji pokok hampir USD 1,4 juta. Gay mengundurkan diri pada awal Januari 2024 dan menjalani masa sabatikal sebelum kembali aktif sebagai profesor pemerintahan serta studi Afrika dan Amerika pada tahun 2025.

Pendapatan tertinggi di luar manajemen investasi justru diraih oleh tiga profesor wanita dari Harvard Business School melalui program insentif pensiun sukarela. Robin J. Ely, Nancy F. Koehn, dan Kathleen L. McGinn masing-masing memperoleh sekitar USD 1,9 juta, di mana mayoritas jumlah tersebut berasal dari pembayaran tunai sekaligus (lump-sum) saat pensiun.

Di sektor manajemen keuangan, CEO Harvard Management Company (HMC), N.P. Narvekar, tetap menjadi karyawan dengan bayaran tertinggi di seluruh universitas. Narvekar menerima total kompensasi sebesar USD 6,38 juta pada tahun 2024, mengalami kenaikan tipis dibandingkan tahun sebelumnya senilai USD 6,07 juta.

Pejabat HMC lainnya, Chief Investment Officer Richard Slocum, menerima pendapatan sebesar USD 5,12 juta, sementara COO dan CFO Sanjeev Daga memperoleh USD 5,12 juta. Laporan tersebut juga mencatat performa investasi HMC yang menghasilkan imbal hasil bersih sebesar 9,6 persen pada tahun fiskal 2024 dan 11,9 persen pada paruh pertama tahun fiskal 2025.

Beberapa dekan fakultas juga tercatat dalam daftar penerima gaji tinggi, termasuk Dekan Fakultas Kedokteran George Q. Daley yang menerima lebih dari USD 1 juta. Dekan Harvard Business School Srikant M. Datar memperoleh total USD 1,1 juta, sedangkan Dekan Fakultas Seni dan Sains Hopi Hoekstra menerima kompensasi sebesar USD 960.000.

Profesor Ilmu Komputer David J. Malan kembali masuk dalam daftar dengan kompensasi USD 1,28 juta berkat popularitas kursus CS50 yang dipimpinnya. Sementara itu, mantan Presiden Lawrence S. Bacow menerima lebih dari USD 760.000 dalam perannya sebagai presiden emeritus dan profesor kebijakan publik.

Pihak universitas mencatat bahwa Presiden Garber telah mengumumkan pemotongan gaji sukarela sebesar 25 persen yang mulai berlaku pada 1 Juli 2025. Pengurangan tersebut dilakukan menyusul tekanan finansial dan rencana pemerintah federal untuk membatasi akses Harvard terhadap hibah penelitian, namun dampaknya baru akan terlihat pada laporan pajak tahun depan.