Bulog: Stok bahan pokok di wilayah Kotawaringin Barat aman

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Perum Bulog Cabang Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Ricky Bagus memastikan stok bahan pokok (bapok) atau pangan strategis di wilayah setempat terpantau aman untuk enam bulan ke depan.

"Stok bahan pokok di gudang kita saat ini untuk beras 1.300 ton, gula 61 ton, serta minyak goreng 177 ton, jumlah tersebut dipastikan aman untuk enam bulan ke depan," kata Ricky Bagus di Pangkalan Bun, Kobar, Sabtu.

Dia mengatakan, meski di tengah isu global serta kondisi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini mengalami peningkatan, untuk harga komoditi bahan pokok di Bulog tetap stabil dan tidak ada kenaikan harga.

"Untuk harga beras di Bulog saat ini beras premium Rp15.400 per kilogram, beras SPHP Rp13.100 per kilogram dan minyak goreng Rp15.700 per liter," sebutnya.

Ricky mengungkapkan, ada peningkatan permintaan dari masyarakat terhadap bahan pokok minyak goreng dan gula.

"Di pasar itu sudah mulai naik, namun sebenarnya harga naik itu dipengaruhi harga plastik naik, tetapi dari kita harga dua komoditi ini tetap stabil, jadi masyarakat tidak perlu khawatir" jelasnya.

Bulog juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik terhadap stok serta harga bapok di Kobar. Menurutnya, apabila sampai terjadi kepanikan, justru itu yang dapat memicu kenaikan harga.

"Karena panik itu kan, masyarakat berlomba-lomba untuk membeli barang, sehingga apabila tidak ada barang, permintaan banyak, jadi otomatis harga menjadi naik," tuturnya.

Selain itu, untuk memperkuat kemandirian pangan di daerah, Bulog bersama Pemkab Kobar bekerja sama melalui Program Gerakan Pangan Murah (GPM).

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kobar, jadi setiap ada permintaan GPM kami selalu siap dimana pun diminta," jelasnya.

Ricky menambahkan, dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan, pihaknya tidak hanya dilakukan di Kobar saja.

"Tetapi juga untuk di Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara dengan rincian per alokasi sebanyak 240 ton di antaranya Kobar 162 ton, Lamandau 44 ton dan Sukamara 33 ton," kata Ricky Bagus.

Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.