Badan pengelola investasi Danantara Indonesia tengah berupaya mengamankan lahan strategis yang berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram, Mekkah, untuk pembangunan kompleks Kampung Haji pada Kamis (23/4/2026). Langkah ini bertujuan memangkas jarak tempuh bagi jemaah asal Indonesia yang mayoritas berusia lanjut.
Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa Danantara sedang bersaing dengan puluhan pihak lain untuk mendapatkan lahan tersebut. Informasi rencana pengembangan infrastruktur di Arab Saudi ini dilansir dari Money.
"Bulan ini, Pak Rosan Danantara lagi menge-bid melawan beberapa puluh pesaing untuk dapat tanah 400 meter dari Masjidil Haram," ujar Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan.
Keputusan pemilihan lokasi di kawasan ring satu Masjidil Haram didasari oleh aspek kemanusiaan dan kenyamanan bagi para lansia. Hashim menyoroti kendala fisik yang dihadapi jemaah berusia di atas 60 tahun saat harus menempuh jarak jauh untuk beribadah.
"Jemaah Indonesia yang ke Tanah Suci banyak yang sudah sepuh, sudah umur 60–70 tahun. Harus jalan kaki 9–10 km," ujar Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan.
Rencana pembangunan ini mencakup kawasan terpadu yang terdiri dari 15 menara hunian pada tahap awal pengembangan. Selain fasilitas penginapan, Hashim menyebutkan kompleks tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang akrab dengan kultur Indonesia.
"Saya dengar mau dibangun kurang lebih 15 menara di tempat yang pertama. Nanti ada tempat-tempat lain, restoran nasi padang atau nanti restoran Aceh. Nanti yang tua-tua, sepuh-sepuh, bisa di sana. Bisa istirahat," ujar Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan.
Proyek strategis ini juga diklaim telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Arab Saudi melalui lobi tingkat tinggi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut mencakup penyediaan lokasi yang sangat dekat dengan pusat ibadah di Mekkah.
"Indonesia dapat tempat dekat dengan Kabah, dekat dengan Masjidil Haram. 2,5 km. Ini sangat berdampak positif bagi umat Islam di Indonesia," kata Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan.
Sebelum rencana perluasan di titik terdekat ini muncul, pemerintah melalui Danantara dilaporkan telah lebih dulu mengamankan lahan seluas 45 hektare untuk keperluan ekosistem haji. Pengembangan Kampung Haji Indonesia diproyeksikan memberikan dampak ekonomi berantai sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pasar halal global.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·