Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara memastikan langkah penutupan PT Industri Telekomunikasi Indonesia tidak akan memicu pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawan. Penegasan keamanan posisi pekerja tersebut disampaikan di tengah berjalannya proses evaluasi internal perusahaan pelat merah tersebut, Senin (25/5/2026).
Dilansir dari Money, kepastian mengenai nasib para pegawai BUMN yang bergerak di bidang peralatan telekomunikasi dan teknologi ini disampaikan langsung oleh pihak manajemen Danantara Indonesia di Gedung DPR RI, Jakarta.
"Enggak ada (PHK). Pekerjanya aman. Kan kita sudah billing, kan. Semua enggak ada yang di PHK," ujarnya ditemui Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menjalankan tahapan penilaian dan verifikasi. Proses tersebut dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi riil PT INTI sebelum keputusan final diambil.
"Sedang dilakukan assessment, sedang dicek. Sebagaimana yang saya sampaikan mengenai streamline (penataan BUMN), semuanya masih dalam proses verifikasi," ungkap dia.
Sebelumnya, peluang penutupan sejumlah perusahaan negara yang bermasalah akibat tata kelola yang tidak optimal sempat dibuka oleh Danantara Indonesia. PT INTI menjadi salah satu unit usaha yang masuk dalam pertimbangan penataan tersebut.
"Mungkin kita mengenal dulu banyak BUMN-BUMN terkenal, kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal sekarang menghadapi permasalahan mungkin akan kita tutup juga," ujarnya dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).
Perusahaan yang berbasis di Bandung ini memiliki sejarah panjang hampir 52 tahun sejak didirikan pada 30 Desember 1974. PT INTI tercatat pernah menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar infrastruktur telekomunikasi nasional dan menjadi pemasok tunggal Sentral Telepon Digital Indonesia pada periode 1985 hingga 1998.
Saat ini, operasional PT INTI bertumpu pada beberapa lini bisnis produksi materiil. Unit usaha yang dijalankan meliputi pembuatan kabel serat optik, smart energy devices, tabung liquid petroleum gas composite, kartu cerdas, hingga perakitan perangkat broadband.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·