Danantara Targetkan Laba BUMN Capai Rp 360 Triliun pada Tahun Ini

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) membidik perolehan laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyentuh angka Rp 360 triliun pada tahun ini guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Target tersebut disampaikan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam acara Jogja Financial Festival pada Sabtu (23/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Peningkatan laba bersih perusahaan pelat merah tersebut diproyeksikan terus tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Saya sendiri punya harapan, paling tidak ketika saya pensiun, BUMN itu bisa membukukan keuntungan sedikitnya Rp 450 triliun," kata Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara.

Dony Oskaria memaparkan bahwa pada sepanjang tahun 2025, BUMN mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 335 triliun.

Realisasi performa keuangan ini sekaligus mematahkan opini publik yang menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan milik negara tidak menghasilkan keuntungan.

Selain perolehan laba bersih, perusahaan pelat merah juga memberikan dampak besar terhadap sektor pendapatan negara melalui setoran pajak yang mencapai ratusan triliun rupiah.

Dony Oskaria mencatat kontribusi pajak dari sektor BUMN kepada kas negara berada di angka kisaran Rp 215 triliun, yang menunjukkan posisi korporasi negara dalam kondisi sangat kuat.

"Kami sudah memberikan pajak kepada negara kurang lebih Rp 215 triliun. Jadi BUMN kita itu sangat powerful. Nah tahun ini kita membukukan keuntungan tahun 2025, itu Rp 335 triliun. Jadi itu tidak benar kalau banyak kita baca BUMN tidak pernah untung. Itu keliru," tegas Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara.

Sumbangsih berupa dividen BUMN kepada negara dilaporkan setara dengan sepertiga dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pendekatan tata kelola baru yang diterapkan oleh Danantara diyakini mampu memaksimalkan peran BUMN sebagai motor penggerak utama bagi akselerasi pembangunan ekonomi di masa depan.

"Jadi bahwa memang BUMN dengan pengelolaan Danantar yang hari ini kita kelola dengan pendekatan yang lebih baik, kita harapkan akan memberikan kontribusi yang maksimal bagi percepatan pertumbuhan ekonomi kita ke depan," pungkas Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara.