Serang (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Banten, mencatat progres positif dalam upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas, dengan telah beroperasinya delapan pos penjagaan dan palang pintu perlintasan kereta api permanen yang telah sesuai standar operasional.
Kepala Dishub Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, di Serang, Kamis, menyampaikan bahwa peningkatan kelengkapan fasilitas di delapan titik tersebut merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam melindungi masyarakat.
"Dari total 15 lokasi perlintasan sebidang jalan kabupaten yang kita tangani, saat ini sudah ada delapan bangunan pos dan palang pintu yang permanen. Pembangunan fasilitas standar ini merupakan hasil bantuan dari pemerintah provinsi," kata Benny.
Baca juga: Penertiban perlintasan liar dinilai harus jadi prioritas demi keamanan
Benny menjelaskan, kehadiran infrastruktur permanen ini sangat krusial untuk menekan angka kecelakaan di daerah rawan perlintasan kereta api. Sementara itu, untuk tujuh titik perlintasan lainnya, Pemkab Serang menjamin keamanannya akan tetap terjaga maksimal meski saat ini masih menggunakan fasilitas pos dan palang pintu darurat atau sementara.
Guna memastikan seluruh perlintasan tersebut aman dilalui masyarakat, Dishub Kabupaten Serang telah mendedikasikan 95 petugas yang tersebar di 15 titik lokasi.
"Untuk tujuh titik yang masih perlu dibangun permanen, kita sudah tangani dengan menempatkan petugas sesuai kewajiban kita. Penjagaan ini dibagi dalam tiga sif, sehingga setiap titik nya dijaga oleh kurang lebih enam petugas secara bergantian untuk menutup palang saat kereta lewat," ujarnya.
Baca juga: Mesin kendaraan sulit mati karena faktor elektromagnetik di rel kereta
Lebih lanjut, Dishub Kabupaten Serang terus mengambil langkah proaktif agar tujuh titik yang tersisa dapat segera menyusul menjadi fasilitas permanen. Mengingat keterbatasan APBD daerah, pihak Dishub telah bergerak cepat mengajukan usulan bantuan pembangunan.
"Kita sudah membuat dan menyampaikan usulan bantuan untuk pembangunan sarana permanen tersebut ke tingkat provinsi dan juga ke Kementerian Perhubungan," tambah Benny.
Sembari menunggu realisasi pembangunan lanjutan tersebut, Benny memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan tidak akan kendur dan terus diinstruksikan untuk disiplin menjaga perlintasan demi keselamatan nyawa warga.
Baca juga: Flyover, solusi mendesak untuk hindari kecelakaan kereta
Baca juga: 50 ribu Rupiah untuk jaga nyawa di perlintasan sebidang
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·