Dewan Pengawas Indonesia Investment Authority (INA) resmi menetapkan tiga anggota dewan direktur baru, termasuk posisi ketua dewan direktur. Pengangkatan ini dilakukan dalam acara resmi di Kantor INA pada tanggal 13 Mei 2026, seperti dikutip dari Money.
Oki Ramadhana ditunjuk mengisi jabatan Ketua Dewan Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO). Selanjutnya, Laksono Widito Widodo menempati posisi Anggota Dewan Direktur dan Chief Investment Officer (CIO), sedangkan Adhiputra Tanoyo mengisi posisi Anggota Dewan Direktur dan Chief Risk Officer (CRO).
Langkah penunjukan ini akan berlaku efektif setelah para pejabat baru menyelesaikan seluruh formalitas terkait pelepasan jabatan mereka sebelumnya.
Momen ini sekaligus menjadi tanda dimulainya masa jabatan ketiganya untuk periode 2026–2031. Selain itu, pengangkatan tersebut mengakhiri posisi rangkap jabatan Eddy Porwanto sebagai Pengganti Sementara CEO dan Pengganti Sementara CRO, yang kini tetap menjalankan tugas sebagai CFO.
Ketua Dewan Pengawas INA Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa transisi kepemimpinan ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan lembaga dapat menjalankan mandat jangka panjang dengan optimal.
"Sebagai sovereign wealth fund Indonesia, INA memiliki peran strategis dalam memobilisasi investasi guna mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).
Pihak Dewan Pengawas memproyeksikan kehadiran Oki Ramadhana, Laksono Widito Widodo, dan Adhiputra Tanoyo mampu meningkatkan profesionalisme serta kapasitas institusional lembaga. Hal ini diharapkan mampu menjaga disiplin strategi investasi yang mengedepankan asas kehati-hatian sesuai arah pembangunan nasional.
"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Ridha Wirakusumah, Andry Setiawan, dan Thomas Oentoro atas dedikasi dan kontribusinya terhadap pertumbuhan dan perkembangan INA selama ini,” imbuh Purbaya.
Oki Ramadhana tercatat mengantongi pengalaman lebih dari dua dekade pada sektor investment banking dan pasar modal skala domestik maupun internasional. Sebelum merapat ke INA, ia memegang posisi kepemimpinan senior di industri jasa keuangan, termasuk menjadi direktur utama PT Mandiri Sekuritas.
Ia menyelesaikan pendidikan Doktor di bidang Strategic Management serta Sarjana Hubungan Internasional di Universitas Indonesia, ditambah gelar MBA dari University of Colorado. Oki Ramadhana menggeser posisi Ridha Wirakusumah, CEO pertama INA yang merampungkan masa baktinya selama lima tahun pada awal tahun ini.
Sementara itu, Laksono Widito Widodo membawa portofolio panjang di industri pasar modal Indonesia, meliputi ranah sekuritas, saham, hingga regulasi. Pemegang gelar MBA dari University of Hawaii at Manoa dan Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia ini pernah menempati pos eksekutif serta regulasi sebelum di INA.
Laksono Widito Widodo menggantikan posisi Andry Setiawan yang segera melepaskan jabatannya sebagai CIO INA. Di sisi lain, Adhiputra Tanoyo dipercaya karena rekam jejak kuat di bidang manajemen risiko sektor perbankan dan jasa keuangan. Adhiputra Tanoyo menggantikan Thomas Oentoro yang sudah menyelesaikan tugas sebagai CRO INA sejak tahun lalu.
35 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·