Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau merencanakan alokasi anggaran perjalanan dinas sebesar Rp2.154.842.400 dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Data yang tertera pada portal Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP tersebut memicu perhatian publik di tengah kebijakan efisiensi fiskal daerah pada Jumat, 8 Mei 2026.
Rincian dalam dokumen rencana pengadaan menunjukkan dana tersebut terbagi menjadi biaya perjalanan ke luar daerah sebesar Rp1,44 miliar dan perjalanan dalam daerah senilai Rp712 juta. Anggaran ini mencakup belasan paket kegiatan, termasuk koordinasi teknis, konsultasi, serta monitoring sarana olahraga yang tersebar di wilayah Bumi Batiwakkal.
Beberapa paket perjalanan dinas luar kota memiliki nilai pagu mencolok, yakni berkode 63697874 sebesar Rp473,4 juta dan kode 63697902 senilai Rp325,4 juta. Sementara untuk mobilitas dalam kota, terdapat alokasi monitoring dan evaluasi organisasi olahraga sebesar Rp105 juta serta pemantauan sarana prasarana sebesar Rp90 juta.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispora Berau, Abdul Haris, memberikan klarifikasi bahwa mayoritas dana tersebut sebenarnya disiapkan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Ia menegaskan sekitar Rp1,7 miliar dialokasikan khusus untuk kebutuhan transportasi kontingen.
"Di dalamnya termasuk perlengkapan kontingen dan kebutuhan cabor. Itupun sebenarnya masih kurang dan masih menunggu tambahan anggaran dari kepala daerah," ujar Abdul Haris, PPTK Dispora Berau.
Haris menjelaskan bahwa usulan anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau bahkan melampaui dana yang tersedia saat ini. Ia juga memisahkan antara dana utama atlet dengan biaya operasional koordinasi pejabat terkait gelaran olahraga tersebut.
"Memang ada anggaran perjalanan dinas dan rapat koordinasi ke luar daerah untuk persiapan Porprov Kaltim. Tapi itu ada sendiri dan tidak termasuk anggaran utama Porprov 2026," jelas Abdul Haris, PPTK Dispora Berau.
Pihak instansi menyatakan bahwa data pada SiRUP LKPP tersebut masih bersifat rencana dan berpotensi mengalami perubahan. Evaluasi akan dilakukan kembali pada anggaran perubahan mendatang setelah mendapatkan keputusan dari pimpinan daerah.
"But nanti akan direview lagi karena ada beberapa item yang akan dilelang, seperti perlengkapan cabang olahraga dan baju kontingen," kata Abdul Haris, PPTK Dispora Berau.
Mekanisme pengadaan seluruh paket ini masuk dalam kategori Pengadaan Dikecualikan yang bersumber sepenuhnya dari APBD 2026 Kabupaten Berau. Hingga saat ini, Dispora memastikan seluruh anggaran yang tercatat dalam sistem tersebut belum digunakan sama sekali.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·