Donald Trump Kritik Kebijakan Luar Negeri Paus Leo XIV Terkait Iran

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV pada Rabu (15/4/2026) menyusul perbedaan pandangan mengenai konflik dengan Iran. Ketegangan mencuat setelah Paus asal Amerika tersebut secara terbuka menentang kebijakan militer AS terhadap Teheran.

Dilansir dari Detikcom, Trump menyatakan ketidaksukaannya terhadap sikap Paus Leo XIV yang dinilai terlalu lunak dalam isu persenjataan nuklir. Trump menyebut pemimpin negara Vatikan tersebut memiliki kebijakan luar negeri yang buruk dan tidak memahami ancaman keamanan global yang ditimbulkan oleh Iran.

"Kita tidak menyukai Paus yang mengatakan bahwa tidak apa-apa memiliki senjata nuklir," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa Paus Leo XIV tidak seharusnya mengkritik kebijakan Presiden Amerika Serikat dalam menangani negara-negara yang dianggap mengancam perdamaian dunia.

Perselisihan ini bermula saat Paus Leo XIV mengutuk retorika ancaman Trump terhadap rakyat Iran dan menentang rencana serangan militer ke Venezuela. Melalui platform Truth Social, Trump bahkan mengklaim bahwa pemilihan Paus Leo XIV oleh Gereja hanya bertujuan untuk menghadapi administrasinya karena latar belakang kewarganegaraan sang Paus.

Paus Leo XIV menanggapi kritik tersebut saat melakukan perjalanan dinas menuju Aljazair pada Senin (13/4). Mengutip laporan AFP, pemimpin tertinggi Katolik tersebut menegaskan bahwa dirinya bukan seorang politikus dan tidak berniat untuk terlibat dalam perdebatan personal dengan Trump.

"Misi Gereja sangat jelas. Injil mengatakan berbahagialah orang-orang yang menciptakan perdamaian," ujar Paus Leo XIV. Ia menegaskan kewajiban moral Gereja untuk berbicara lantang menentang peperangan serta mendukung rekonsiliasi antarnegara tanpa rasa takut terhadap tekanan pemerintah manapun.

Kritik Trump berlanjut pada Rabu (15/4) dengan menyebutkan bahwa Iran telah menewaskan sedikitnya 42.000 demonstran dalam dua bulan terakhir. Sebagaimana dilansir Reuters, Trump mendesak agar Paus menyadari fakta tersebut dan berhenti menentang langkah keras AS terhadap kepemilikan bom nuklir Iran.

Dukungan terhadap Paus Leo XIV justru datang dari Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang mengecam pernyataan Trump sebagai bentuk ketidakhormatan. Melansir laporan Tehran Times, Pezeshkian menilai sikap Paus sebagai inspirasi bagi pihak-pihak yang menolak diam atas jatuhnya korban jiwa warga sipil akibat kebijakan perang.