Drone Ukraina Serang Pabrik Pupuk PhosAgro di Barat Laut Rusia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fasilitas produksi pupuk milik PhosAgro PJSC di wilayah Vologda, barat laut Rusia, menjadi sasaran serangan drone Ukraina pada Minggu, 26 April 2026. Operasi udara tersebut dilaporkan merusak infrastruktur pipa bertekanan tinggi di tengah upaya Kyiv mengganggu sektor ekspor komoditas pendukung ekonomi Moskow.

Kerusakan teknis terjadi pada saluran pengangkut asam sulfat di kompleks Apatit JSC akibat hantaman pesawat tak berawak tersebut. Dilansir dari Bloombergtechnoz, insiden ini menambah deretan serangan terhadap infrastruktur strategis Rusia, termasuk kilang minyak dan pabrik kimia, guna menekan pendapatan negara di tengah kenaikan harga komoditas global.

Gubernur Vologda, Georgy Filimonov, memberikan konfirmasi mengenai kondisi di lokasi kejadian melalui kanal komunikasi resminya. Meskipun terdapat kerusakan pada fasilitas pipa, ia memastikan situasi telah berhasil dikendalikan oleh tim teknis di lapangan.

"Drone merusak pipa bertekanan tinggi yang membawa asam sulfat di kompleks Apatit JSC di wilayah Vologda," kata Gubernur Georgy Filimonov dalam sebuah unggahan Telegram pada Minggu.

Filimonov menambahkan bahwa penanganan cepat telah dilakukan untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih luas. Otoritas setempat juga memantau kondisi kesehatan masyarakat di sekitar lokasi ledakan untuk memastikan keamanan udara.

"Serangan itu tidak mengakibatkan kebakaran, dan kebocoran di pipa telah diperbaiki," kata gubernur.

Berdasarkan data medis awal, serangan ini menyebabkan sejumlah korban luka yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Namun, hasil pemantauan lingkungan tidak menunjukkan adanya kontaminasi zat berbahaya yang menyebar ke pemukiman penduduk.

"Pengukuran kualitas udara menunjukkan tidak ada kebocoran bahan kimia berbahaya, meskipun laporan awal menunjukkan bahwa lima orang terluka dan dirawat di rumah sakit," menurut Filimonov.

Di tempat lain, eskalasi militer juga terjadi di wilayah Krimea dengan intensitas serangan udara yang signifikan. Mikhail Razvozhayev, pejabat gubernur di Sevastopol yang ditunjuk Rusia, memberikan rincian mengenai dampak kerusakan di pemukiman warga sipil.

"kota itu berada di bawah salah satu serangan udara terbesar yang mengakibatkan kerusakan pada 34 gedung apartemen dan 17 rumah pribadi," kata Mikhail Razvozhayev, gubernur kota Sevastopol di Krimea yang ditunjuk Rusia, dalam sebuah unggahan Telegram.

Pihak militer Ukraina melalui Staf Umum melaporkan telah mengadang mayoritas proyektil yang diluncurkan oleh pihak Rusia pada waktu yang hampir bersamaan. Secara keseluruhan, unit pertahanan udara berhasil melumpuhkan 124 dari 144 drone lawan dalam operasi pertahanan semalam yang mencakup 11 lokasi target di berbagai wilayah.