Bengkulu (ANTARA) - Sebanyak dua calon haji berasal dari Bengkulu masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
"Jamaah yang masih dirawat di RS Arab Saudi sebanyak dua orang. Total yang dirujuk selama penyelenggaraan yakni sebanyak sembilan calon haji," kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani di Bengkulu, Senin.
Dia menjelaskan dua calon haji tersebut, yakni Amri bin Lawi dan Mustina/Abul Basir (70) berasal dari Kota Bengkulu.
Dia mengatakan saat ini jamaah calon haji sedang tahapan persiapan puncak ibadah haji.
Ia mengatakan jamaah calon haji Provinsi Bengkulu berjumlah 1.344 orang. Dari jumlah tersebut, 1.343 orang telah berada di Makkah dan satu orang meninggal dunia saat awal penyelenggaraan ibadah haji.
Baca juga: Jamaah mulai bergerak ke Arafah, pemerintah imbau jaga kesehatan
Ia mengatakan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu telah memberikan 104 layanan kesehatan dengan akumulasi 3.582 layanan kepada calon haji selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan 73 kunjungan pada Senin atau total selama penyelenggaraan telah menggelar 4.025 kunjungan bagi calon haji prioritas risiko tinggi guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga menjelang puncak ibadah haji.
Kurniawan mengatakan puncak pelaksanaan ibadah haji akan berlangsung pada 25 hingga 30 Mei 2026 sehingga petugas kesehatan terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada calon haji agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
Dia menyebutkan diagnosis paling banyak ditemukan pada calon haji Bengkulu, antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ispa), hipertensi, febris, diabetes melitus, myalgia, dan faringitis.
Baca juga: Jamaah calon haji diingatkan prioritaskan kesehatan jelang Armuzna
Baca juga: Pemerintah siagakan pos kesehatan di Arafah dan Mina saat puncak haji
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·