Eindhoven (ANTARA) - Dua penerbangan evakuasi terakhir yang membawa penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius yang terdampak hantavirus mendarat di Pangkalan Udara Eindhoven di Belanda pada Selasa (12/5).
Menurut Kementerian Luar Negeri Belanda, penerbangan pertama yang dioperasikan oleh otoritas Australia membawa enam penumpang. Sementara penerbangan kedua, yang disediakan Belanda, mengangkut 22 anggota kru dari kapal pesiar mewah tersebut, termasuk satu warga negara Belanda dan 21 individu dari sejumlah negara lain.
Pesawat pertama mendarat pada Senin (11/5) sekitar pukul 00.30 waktu setempat. Keenam penumpang dari pesawat ini diperkirakan akan melanjutkan perjalanan ke Australia. Penerbangan kedua yang dioperasikan Belanda mendarat sekitar 15 menit setelahnya.
Institut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Nasional Belanda mengatakan pada Minggu (10/5) semua penumpang yang dipulangkan akan menjalani skrining medis menyeluruh. Sampel akan diambil dari setiap orang di bandara untuk pengujian laboratorium.
Lembaga tersebut mengatakan hotel karantina telah disiapkan untuk anggota kru dan penumpang mancanegara yang tidak dapat langsung kembali ke negara asal mereka.
Sementara itu, Oceanwide Expeditions, operator MV Hondius asal Belanda, menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin bahwa kapal tersebut telah meninggalkan Pulau Tenerife di Spanyol dan sedang menuju Rotterdam, Belanda. Kapal tersebut diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar enam hari untuk merampungkan pelayaran, dan diperkirakan akan tiba di Belanda pada Minggu (17/5).
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·