Kenali ciri-ciri burnout akibat pekerjaan dan pemulihannya

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Psikolog klinis Kasandra Putranto menyampaikan sejumlah ciri-ciri seseorang mengalami kondisi burnout akibat pekerjaan.

Menurut psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia itu bahwa ciri-ciri burnout berdasarkan kategori yakni dari segi fisik, psikologis dan perilaku kerja. Kondisi burnout berupa kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental akibat stres kronis di tempat kerja.

“Burnout fisik (ditandai) kelelahan menerus, gangguan tidur, mudah sakit. Dari sisi psikologis kehilangan motivasi, merasa tidak dihargai, mudah marah, sedangkan secara perilaku kerja mengalami penurunan produktivitas, sinisme terhadap pekerjaan, sering absen,” kata Kasandra kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Kasandra juga menyampaikan terdapat tanda psikologis yang kerap diabaikan oleh pekerja yang sangat produktif, seperti kelelahan emosional yang tidak kunjung hilang meski sudah beristirahat.

Baca juga: Tekanan media sosial hingga karir picu “burnout” pekerja muda

Kondisi kelelahan emosional itu disertai perasaan datar atau kehilangan minat pada hal-hal yang dulu “dianggap” menyenangkan, kemudian mulai lebih mudah gelisah, sulit fokus, dan mengalami overthinking terutama terkait pekerjaan.

“Dalam banyak kasus, muncul pula dorongan untuk terus bekerja meski tubuh sudah lelah, karena merasa ‘tidak enak berhenti’ atau takut ketinggalan,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Kasandra mengatakan mengakses layanan kesehatan mental secara tepat dan konsisten dapat membantu seseorang agar pulih dari kondisi burnout.

Pemulihan burnout dinilainya tidak selalu instan dan bergantung pada tingkat keparahan, dukungan lingkungan, dan keterlibatan individu dalam proses pemulihan.

“Burnout sindrom yang dapat dipulihkan melalui intervensi yang tepat,” tutur dia.

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.