Emiten Bursa Efek Indonesia Cairkan Dividen Tunai Mulai April 2026

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadwalkan distribusi dividen tunai tahun buku 2025 kepada para pemegang saham mulai pertengahan April 2026. Langkah korporasi ini dilakukan di tengah tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (14/4/2026).

Sektor perbankan memimpin nilai alokasi dividen melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menetapkan total bagi hasil laba sebesar Rp52,10 triliun atau Rp346 per saham. Dari total tersebut, sisa dividen tunai yang akan dibayarkan sebesar Rp209 per saham setelah dikurangi dividen interim awal tahun.

Selain BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) juga mengalokasikan pembayaran dividen senilai Rp349,41 per lembar saham. Dilansir dari CNBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut menetapkan dividen tahunan dari akumulasi interim dan final guna menjaga kepuasan investor.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menetapkan jadwal cum date dividen di pasar reguler pada Selasa (14/4/2026) ini dengan nilai Rp630 per saham. Berdasarkan laporan Investor.id, total dividen ADMF mencapai Rp772,37 miliar atau setara dengan 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham tahunan tanggal 6 April 2026," ungkap direksi ADMF dalam keterbukaan informasi yang dikutip Investor.id.

Emiten lain yang menyusul adalah PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) yang dijadwalkan membayar dividen pada 24 April 2026. Sementara itu, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) akan mendistribusikan dividen dalam mata uang Dolar AS yang dikonversi menggunakan kurs tengah Bank Indonesia.

Beberapa emiten seperti PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) mengingatkan adanya fasilitas pembebasan pajak bagi investor domestik. Syarat utamanya adalah investor harus menginvestasikan kembali dividen tersebut di wilayah Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.

Berbeda dengan skema tunai, PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) merencanakan pembagian dividen dalam bentuk saham. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui kapitalisasi saldo laba.