Pembalap tim Yamaha Fabio Quartararo menyatakan rasa pesimistis menjelang seri kelima MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 8-10 Mei mendatang. Keraguan ini muncul setelah performa motor Yamaha belum menunjukkan peningkatan signifikan dalam empat balapan pembuka musim ini.
Hasil terbaik yang diraih pembalap berjuluk El Diablo tersebut sejauh ini hanyalah finis di posisi ke-14 pada seri Thailand dan Spanyol. Meski menempati posisi ketujuh pada sesi tes di Sirkuit Jerez dengan catatan waktu 1 menit 36,439 detik, ia masih tertinggal 0,495 detik dari Ai Ogura yang menjadi pembalap tercepat.
Ketidakpuasan terhadap pengembangan teknis motor menjadi alasan utama di balik sikap rendah diri juara dunia musim 2021 tersebut. Quartararo menilai timnya belum menemukan solusi besar yang dapat mengubah peta persaingan di lintasan.
"Tidak... Saya pikir ini akan berjalan sedikit lebih baik, tetapi saya tidak akan mengatakan bahwa saya optimis. Kami belum menemukan sesuatu yang benar-benar penting," ujar Quartararo sebagaimana dikutip dari GP One.
Pembalap asal Prancis tersebut menjelaskan bahwa pembaruan yang ada saat ini hanya menyentuh bagian-bagian minor. Ia merasa modifikasi tersebut belum mampu memberikan dampak besar pada daya saingnya di lintasan balap.
"Ini lebih kepada persoalan detail-detail kecil yang bisa membantu gaya berkendara saya, tetapi sejujurnya, kami belum menemukan sesuatu yang besar," tambah Quartararo.
Padahal, Fabio Quartararo memiliki catatan sejarah yang cukup baik di GP Prancis setelah sebelumnya sukses mengamankan podium tertinggi di sirkuit tersebut pada musim 2021. Kini, ia harus bersiap menghadapi balapan kandang tanpa keyakinan penuh akan performa tunggangannya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·