Penasihat ekonomi Gedung Putih memberikan sinyal lampu hijau bagi Jerome Powell untuk tetap menduduki posisi kepemimpinan Federal Reserve jika penggantinya belum mendapatkan persetujuan Senat pada Mei mendatang. Dukungan ini muncul di tengah ketidakpastian proses konfirmasi suksesi kepemimpinan bank sentral Amerika Serikat tersebut.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett menilai langkah hukum yang diambil Powell untuk tetap menjabat adalah tepat. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara di New York pada Rabu (22/4/2026) sebagai respons atas potensi kekosongan kepemimpinan saat masa jabatan Powell berakhir bulan depan.
"I pikir itu adalah pemahaman hukum yang tepat," ujar Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih.
Hassett menegaskan bahwa posisi pemerintah tetap mendukung stabilitas di bank sentral. Dukungan ini memperkuat pernyataan Powell sebelumnya yang menyatakan kesediaannya menjadi gubernur sementara atau chair pro tempore jika diperlukan demi kesinambungan institusi.
"Kami sangat yakin dia [Warsh] akan menjadi gubernur pada waktu yang tepat," kata Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih.
Keyakinan ini muncul meskipun proses politik di tingkat legislatif masih menghadapi hambatan besar. Hassett mengisyaratkan bahwa komunikasi terkait transisi kepemimpinan ini akan terus berjalan intensif antara pihak eksekutif dan Senat.
"I yakin akan ada diskusi lebih lanjut mengenai langkah ke depan," ujar Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih.
Hambatan konfirmasi saat ini dipicu oleh keberatan Senator Partai Republik Thom Tillis yang menahan suaranya di Komite Perbankan Senat. Tillis menuntut Departemen Kehakiman menghentikan investigasi terhadap renovasi gedung The Fed sebelum ia menyetujui Kevin Warsh yang dinominasikan oleh Donald Trump.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·