Geely Galaxy A7 tersedia dalam varian listrik murni dan PHEV

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sedan Geely Galaxy A7 yang diperbarui telah diluncurkan di pasar China, tersedia dalam varian listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) dan varian hibrida (Plug-in Hybrid Vehicle/PHEV).

Menurut siaran CarNewsChina pada Rabu (22/4), sedan berukuran sedang hingga besar keluaran produsen otomotif China ini ditawarkan dengan harga mulai 97.800 yuan atau sekitar Rp246 juta sebelum diskon.

Galaxy A7 debut pada Agustus 2025 sebagai sedan khusus PHEV dengan harga terjangkau.

Menurut China EV DataTracker, Geely telah menyerahkan 15.230 unit Galaxy A7 kepada pelanggan di China pada kuartal pertama 2026. Volume penjualan mobil ini turun 59,4 persen dari kuartal ke kuartal.

Geely Galaxy A7 yang diperbarui tersedia dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni BEV dan PHEV.

Tampilan kedua varian mobil ini berbeda. Varian PHEV punya bumper depan dan aksen krom yang lebih menonjol, sedangkan varian serba listrik mengadopsi desain minimalis.

Sedan Geely Galaxy A7 varian listrik murni cukup besar, berukuran panjang 4.935 mm, lebar 1.905, dan tinggi 1.500 mm. Jarak sumbu rodanya 2.845 mm.

Mobil ini 17 mm lebih panjang dan 5 mm lebih tinggi daripada mobil versi PHEV. ​​​​​​​

Ground clearance Galaxy A7 varian listrik murni 125 mm, 20 mm lebih rendah dibandingkan dengan varian PHEV.

Baca juga: Geely Galaxy Starshine 6 PHEV hadir dengan paket baterai lebih besar

Interior kedua varian Geely Galaxy A7 serupa, mencakup layar sentuh 14,6 inci dengan sistem operasi Flyme Auto 2 serta konektivitas dengan perangkat Meizu. Panel instrumen LCD tipis ada di depan pengemudi.

Mobil ini memiliki setir berbentuk double-D dengan dua palang dan tuas persneling di belakangnya.

Kabin mobil dilengkapi dengan sarana pengisian daya nirkabel 50W, blok tombol fisik, kompartemen tersembunyi, dan kursi depan dengan pemanas dan ventilasi.

Mobil varian listrik murni memiliki bagasi berkapasitas 547 liter, sedangkan varian hibrida kapasitas bagasinya 535 liter.

Baca juga: Geely memperlihatkan tampilan Galaxy A7 EV

Geely Galaxy A7 varian PHEV dibekali mesin pembakaran internal yang dipadukan dengan motor listrik. ​​​​​​​

Mesin empat silinder 1,5 liter naturally aspirated di bawah kap mobil ini daya puncaknya 82 kW (110 hp).

Mesin tersebut dipasangkan dengan penggerak listrik "11 in 1" yang mengintegrasikan transmisi DHT satu kecepatan dan motor listrik untuk menghasilkan tenaga 175 kW (235 hp).

Kendaraan ini dibekali dua baterai LFP buatan CATL dengan kapasitas 18,4 dan 28,3 kWh.

Jangkauan listriknya berkisar antara 150 hingga 235 km dalam kondisi CLTC. Konsumsi bahan bakarnya berkisar antara 2,22 dan 2,29 liter per 100 km.

Sedan varian PHEV bisa mencapai akselerasi dari 0 ke 100 km per jam dalam 7,1 detik.

Mobil ini tersedia dalam lima level trim dengan kisaran harga 97.800 yuan (sekira Rp246 juta) sampai 131.800 yuan (sekitar Rp331 juta).​​​​​​​

Geely Galaxy A7 varian listrik murni menggunakan motor tunggal bertenaga 160 kW dan baterai 58,05 kWh, yang memampukan kendaraan menempuh jarak hingga 550 km dalam pengujian CLTC.

Mobil serba listrik bisa melakukan akselerasi dari 0 ke 100 km per jam dalam waktu 7,4 detik.

Mobil ini tersedia dalam dua level trim dengan harga 112.800 yuan (sekira Rp283 juta) dan 119.800 yuan (sekitar Rp301 juta).

Baca juga: Perubahan aturan pajak mobil listrik diharapkan tak pengaruhi produksi

Baca juga: Hyundai tekankan pentingnya kejelasan ketentuan pajak EV di daerah

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

  • Tags
  • Geely Galaxy A7
  • mobil china
  • mobil listrik