Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Simeulue Akibat Subduksi Lempeng

Sedang Trending 40 menit yang lalu

Wilayah Kabupaten Simeulue, Aceh diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 09.03 WIB akibat aktivitas subduksi lempeng. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa dangkal ini berada di laut dan tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

Data BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 2,44 Lintang Utara dan 96,20 Bujur Timur, tepatnya berjarak 19 kilometer arah barat Sinabang dengan kedalaman 16 kilometer. Sementara itu, pembaruan parameter oleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mencatat magnitudo M4,4 pada koordinat 2.39516° LU dan 96.19142° BT di kedalaman 17 kilometer.

Guncangan gempa ini dirasakan nyata oleh masyarakat di dalam rumah seperti truk yang sedang berlalu dengan skala intensitas II hingga III MMI. Berdasarkan pemantauan instansi terkait, dalam satu pekan terakhir telah terjadi 13 kali aktivitas gempa bumi signifikan yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Pihak berwenang memastikan bahwa struktur bangunan di sekitar lokasi terdampak tidak mengalami kerusakan dan belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan hingga pukul 09.47 WIB. Langkah penanganan awal mengutamakan kecepatan penyampaian informasi sehingga dampak menyeluruh masih dalam proses pemastian lebih lanjut.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Rabu, 20 April 2026, melansir Antara.

Hendro mengimbau seluruh warga agar tidak panik serta mengabaikan berbagai isu tidak resmi yang beredar pascagejala alam tersebut. Masyarakat diminta untuk selalu memastikan validitas laporan kebencanaan melalui jalur publikasi resmi milik lembaga meteorologi nasional.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pesan Hendro Nugroho.

"Pusat gempa berada di laut 19 km barat Sinabang dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat." tulis BMKG melalui website resminya, Rabu, 20 Mei 2026.

Otoritas terkait terus memperbarui data perkembangan seismik guna menjaga kewaspadaan publik di wilayah pesisir barat Sumatra. Melalui pengumuman kilat, lembaga tersebut menyiarkan rincian teknis parameter gempa demi keamanan warga setempat.

"Gempa Mag:4.5, 20-Mei-26 09:03:27 WIB, Lok:2.44 LU, 96.20 BT (Pusat gempa berada di laut 19 km barat Sinabang), Kedlmn:16 Km Dirasakan (MMI) II-III Simeulue," tulis BMKG.