Wilayah Hokkaido, Jepang diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo M6,0 pada Senin, 27 April 2026 pukul 03:23 WIB. Berdasarkan data yang dilansir dari Bloombergtechnoz, pusat gempa berada pada kedalaman 95 kilometer di koordinat 42,70° LU dan 142,82° BT.
Aktivitas subduksi antara lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk diidentifikasi sebagai pemicu guncangan tersebut. Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, mengklasifikasikan peristiwa ini sebagai jenis gempa bumi menengah.
"Gempabumi ini memiliki mekanisme geser turun (oblique normal)," ujar Rahmat Triyono, Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kepastian mengenai keamanan wilayah pesisir tanah air juga disampaikan oleh pihak BMKG setelah melakukan proses analisis parameter. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa getaran hebat di lepas pantai Jepang tersebut sama sekali tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami yang sampai ke Indonesia.
Pemerintah melalui BMKG mengimbau agar penduduk yang tinggal di kawasan pesisir Indonesia tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sejauh ini, otoritas terkait di lokasi kejadian belum memberikan laporan mengenai adanya kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Lembaga meteorologi tersebut berkomitmen untuk memantau situasi secara berkala guna mengantisipasi adanya perkembangan dampak lebih lanjut. Informasi terkini akan segera diteruskan kepada para pemangku kepentingan, pihak media, dan seluruh lapisan masyarakat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·