Guru Pengganti di Texas Ditangkap Atas Tuduhan Hubungan Tidak Pantas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Aparat kepolisian menangkap Angela Palmares (27), seorang guru pengganti di Llano High School, Texas, pada Kamis, 23 April 2026, atas dugaan hubungan tidak pantas dengan seorang siswa. Penangkapan tersebut dilakukan di Bell County setelah adanya koordinasi antara Departemen Keamanan Publik Texas, Kantor Sheriff Llano County, dan Kantor Sheriff Bell County.

Kasus ini terungkap setelah pihak Llano Independent School District (ISD) menemukan komunikasi mencurigakan di media sosial pada 2 April 2026 dan segera melaporkannya kepada penegak hukum. Palmares kini menghadapi dakwaan tindak pidana tingkat dua yang berdasarkan hukum Texas dapat diancam hukuman penjara antara 2 hingga 20 tahun.

Pihak Llano ISD memberikan tanggapan cepat dengan langsung menghapus nama Palmares dari daftar guru pengganti yang tersedia selama proses investigasi berlangsung. Investigasi gabungan ini melibatkan pemeriksaan bukti digital dan pesan-pesan di platform media sosial yang menjadi dasar tuntutan jaksa.

Berdasarkan catatan penjara Bell County yang dilansir dari meyka.com dan hoodline.com, Palmares saat ini ditahan dengan uang jaminan sebesar 150.000 dolar AS. Nilai jaminan yang tinggi tersebut mencerminkan keseriusan pihak penuntut terhadap tuduhan pelanggaran batasan profesional antara pendidik dan siswa.

Hukum Texas melalui Kode Pidana Pasal 21.12 secara tegas melarang hubungan romantis atau seksual antara guru dan siswa tanpa memandang usia atau persetujuan siswa tersebut. Selain hukuman penjara, terpidana dalam kasus ini juga berisiko dikenakan denda hingga 10.000 dolar AS serta kewajiban pendaftaran permanen sebagai pelaku kejahatan seksual.

Kantor Sheriff Llano County kini mengawasi investigasi yang masih terus berjalan dan telah menyediakan informasi kontak bagi siapa saja yang memiliki informasi tambahan terkait kasus ini. Langkah pencegahan melalui sistem pemantauan digital kini menjadi perhatian sekolah-sekolah di Texas guna memastikan lingkungan belajar yang aman bagi para siswa.