Harga sejumlah komoditas pangan strategis terpantau masih tinggi di tingkat pedagang eceran nasional pada Senin (13/4/2026). Cabai rawit merah, salah satu bumbu dapur esensial, mencapai Rp83.100 per kilogram (kg) berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.
Angka tersebut menunjukkan sedikit penurunan sekitar 1,71% dari harga sebelumnya yang berada di Rp84.650 per kg secara nasional. Meskipun demikian, di DKI Jakarta, harga cabai rawit merah justru sedikit melambung, menyentuh Rp85.171 per kg pada pukul 07.00 WIB, naik Rp754 dari harga sebelumnya, seperti dilansir dari Informasi Pangan Jakarta.
Selain cabai, harga bawang putih di Jakarta juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp42.679 per kg. Komoditas ini melonjak sekitar 1,13% dari harga sebelumnya yang tercatat Rp42.402 per kg. Sementara itu, bawang merah berada di posisi harga Rp50.193 per kg.
Kenaikan harga pangan ini juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu pemicunya adalah lonjakan harga plastik kemasan dan gabah kering panen (GKP) di tingkat petani, yang turut mengerek harga beras medium dan premium.
PIHPS juga melaporkan bahwa harga cabai merah besar mencapai Rp55.500 per kg, cabai merah keriting Rp46.507 per kg, dan cabai rawit hijau Rp52.329 per kg. Komoditas hewani juga menunjukkan harga yang bervariasi.
Daging ayam ras tercatat Rp43.141 per kg, sementara daging sapi murni berada di harga Rp145.800 per kg, dan daging sapi has mencapai Rp149.967 per kg. Telur ayam ras juga berada di posisi Rp30.189 per kg.
Untuk komoditas beras, harga bervariasi tergantung kualitasnya. Beras IR III di harga Rp13.470 per kg, beras IR II Rp14.344 per kg, dan beras IR I Rp15.407 per kg. Kemudian, beras kualitas Muncul I dijual Rp15.200 per kg, dan beras IR 42 atau pera di harga Rp16.594 per kg.
Beras kualitas premium terpantau paling tinggi dengan harga Rp17.189 per kg. Di sektor gula, gula pasir kualitas premium tercatat Rp18.603 per kg, dan gula pasir lokal Rp19.100 per kg.
Harga minyak goreng juga menunjukkan keragaman. Minyak goreng curah di harga Rp20.859 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.250 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.350 per liter. Fluktuasi harga ini mengindikasikan perlunya pemantauan dan stabilisasi pasokan oleh pemerintah.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·