Harga Emas Antam Naik Rp45.000 Menjadi Rp2.863.000 Per Gram

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp45.000 per gram pada perdagangan Selasa, 14 April 2026. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia pukul 08.42 WIB, harga emas kini berada di level Rp2.863.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.818.000 per gram.

Kenaikan ini diikuti oleh lonjakan harga beli kembali atau buyback oleh Logam Mulia sebesar Rp54.000 per gram. Harga buyback yang menjadi acuan ketika pemilik emas ingin menjual kembali koleksinya kini dipatok Rp2.639.000 per gram dibandingkan harga hari sebelumnya senilai Rp2.585.000 per gram.

Dilansir dari laporan pusatdata.kontan.co.id, selisih atau spread antara harga jual dan harga beli kembali di gerai Logam Mulia mencapai Rp224.000 per gram. Kondisi ini membuat investasi emas batangan dinilai lebih tepat untuk instrumen jangka panjang guna menutupi besarnya selisih harga tersebut.

Berbeda dengan harga di gerai resmi Antam, pantauan dari CNBC Indonesia menunjukkan harga emas batangan di Galeri 24 justru terpantau melemah. Emas 1 gram produksi Galeri 24 dibanderol Rp2.838.000, turun dari harga kemarin yang sempat mencapai Rp2.876.000 per gram.

Situs jatim.antaranews.com menyebutkan bahwa setiap transaksi harga jual emas dikenakan potongan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.

Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut akan langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima oleh penjual.

Daftar Harga Emas Batangan Antam 14 April 2026PecahanHarga (Rp)
0,5 gram1.481.500
1 gram2.863.000
5 gram14.090.000
10 gram28.125.000
100 gram280.465.000
1.000 gram2.803.600.000

Data historis menunjukkan fluktuasi keuntungan yang beragam bagi para investor. Pembeli emas pada 14 April 2025 tercatat masih membukukan potensi keuntungan sebesar 39,19 persen, namun mereka yang baru membeli pada 14 Maret 2026 justru mengalami potensi kerugian sebesar 11,95 persen akibat spread harga.