Nilai tukar emas di pasar spot mengalami fluktuasi tajam pada perdagangan Rabu (15/4/2026) setelah sempat menguat tipis ke level US$4.843,1 per troy ounce pada pagi hari sebelum akhirnya berbalik melemah siang ini.
Pergerakan harga si kuning ini sangat dipengaruhi oleh penilaian ulang pelaku pasar terhadap strategi pemerintahan Donald Trump yang mengerahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk memblokade ekonomi Iran di Selat Hormuz.
Berdasarkan data Kitco pada pukul 09.20 WIB, emas menguat 0,07 persen, namun memasuki pukul 12.19 WIB, harga emas spot justru terkoreksi 0,24 persen atau turun 11,6 poin ke posisi US$4.828,30 per troy ounce.
Technical Market Analyst Kitco Metals, Gary Wagner, menjelaskan bahwa penguatan yang sempat terjadi sebelumnya didorong oleh keyakinan investor institusional, bukan sekadar lonjakan volatilitas sesaat atau aksi ambil untung.
"Pola ini mengindikasikan partisipasi investor institusional serta pergeseran sentimen pasar yang lebih fundamental, melampaui sekadar aksi short covering," kata Gary Wagner, Technical Market Analyst Kitco Metals sebagaimana dilansir dari Market.
Strategi Washington saat ini fokus pada pembatasan akses kapal tanker minyak Iran di Selat Hormuz guna menekan basis ekonomi militer Teheran yang bergantung pada ekspor minyak mentah.
Data ekonomi menunjukkan bahwa sekitar 85 persen pendapatan pemerintah Iran berasal dari ekspor minyak, dengan hampir 90 persen produksinya didistribusikan melalui jalur yang kini diawasi ketat militer Amerika Serikat.
Pasar menafsirkan tekanan finansial ini sebagai bentuk deeskalasi konflik karena dianggap lebih efektif menyeret Iran ke meja perundingan dibandingkan melalui serangan militer udara secara langsung.
Secara teknikal, emas masih memiliki potensi tren penguatan jika mampu bertahan di atas level resisten terdekat pada angka US$4.900 dengan target psikologis berikutnya mencapai US$5.000 per troy ounce.
Hingga saat ini, pelaku pasar terus memantau efektivitas blokade ekonomi di kawasan Timur Tengah tersebut terhadap stabilitas pasokan energi dan dampaknya pada aset aman (safe haven).
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·