Harga Emas Dunia Turun Akibat Aksi Ambil Untung Investor

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Harga emas di pasar global mengalami penurunan pada Kamis (16/4/2026) pagi WIB setelah investor melakukan aksi ambil untung menyusul kenaikan harga yang sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pelemahan ini juga dipicu oleh pelaku pasar yang mencermati ketegangan geopolitik dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Berdasarkan data yang dilansir dari Money, harga emas di pasar spot terkoreksi sebesar 0,9 persen menjadi 4.798,89 dollar AS per ons. Penurunan ini terjadi setelah logam mulia tersebut mencapai titik tertingginya sejak pertengahan Maret pada sesi perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat tercatat melemah 0,5 persen ke posisi 4.823,60 dollar AS per ons. Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai pergerakan harga emas saat ini cenderung tidak sejalan dengan fungsinya sebagai aset lindung nilai konvensional.

"Harga emas sempat menguat karena meningkatnya selera risiko, namun turun saat terjadi penghindaran risiko dalam beberapa sesi terakhir. Ini berlawanan dengan peran tradisional emas sebagai aset lindung nilai," papar Jim Wyckoff, Analis senior Kitco Metals.

Wyckoff menambahkan bahwa saat ini pasar lebih memfokuskan perhatian pada tekanan inflasi serta implikasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi pasar energi juga memberikan tekanan tambahan dengan kenaikan harga minyak akibat terbatasnya pengiriman melalui Selat Hormuz.

Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, menyatakan kemungkinan adanya penundaan pemangkasan suku bunga oleh The Fed hingga tahun 2027. Skenario ini dapat terjadi apabila harga minyak tetap tinggi dan menghambat upaya penurunan inflasi menuju target 2 persen.

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang bagi bank sentral AS untuk memangkas suku bunga pada tahun ini hanya sebesar 32 persen. Tingginya suku bunga biasanya mengurangi daya tarik emas karena meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Penurunan harga juga merambat ke logam mulia lainnya, di mana perak di pasar spot turun 0,2 persen ke level 79,40 dollar AS per ons. Paladium juga melemah 1,1 persen menjadi 1.570,10 dollar AS, sementara platinum justru menguat 0,8 persen ke posisi 2.119,52 dollar AS.