Hari Kartini, Menteri PPPA serukan kerja bersama berdayakan perempuan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ke depan, kita memiliki pekerjaan bersama untuk memastikan bahwa perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam seluruh sektor pembangunan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi memandang upaya pemberdayaan perempuan perlu dilakukan secara sinergis oleh seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat, akademisi, media, hingga komunitas.

"Ke depan, kita memiliki pekerjaan bersama untuk memastikan bahwa perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara dalam seluruh sektor pembangunan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa, menanggapi peringatan Hari Kartini.

Ia mengatakan perempuan saat ini masih dihadapkan pada berbagai bentuk ketimpangan akses, partisipasi, kontrol dalam proses pelaksanaan pembangunan, dan ketimpangan manfaat yang didapat dari hasil pembangunan.

Baca juga: Hari Kartini, Menteri Arifah: Banyak tantangan capai kesetaraan gender

Selain itu, lanjutnya, perempuan juga masih mempunyai persoalan dalam akses terhadap ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Menurut Arifah Fauzi, peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai panggilan bersama untuk memastikan bahwa pembangunan bangsa benar-benar menghadirkan keadilan.

"Peringatan Hari Kartini seyogyanya menjadi momentum refleksi bagi kita untuk melihat sejauh mana efektivitas kita dalam memberikan ruang kesetaraan bagi perempuan, baik dalam rumah tangga maupun di ranah publik," katanya.

Baca juga: Hari Kartini, Megawati ajak perempuan jadi cahaya peradaban bangsa

Oleh karena itu, lanjut dia, peran pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah menjadi sangat strategis.

Kementerian PPPA serta seluruh dinas pengampu urusan pemberdayaan perempuan di daerah berkomitmen untuk terus mendorong pengarusutamaan gender melalui kebijakan, program, dan inovasi yang semakin inklusif.

"Semangat Raden Ajeng (RA) Kartini hari ini tidak hanya tentang membuka akses, tetapi juga memastikan bahwa perempuan memiliki pilihan, memiliki suara, dan memiliki kendali atas hidupnya," kata Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi.

Baca juga: Hari Kartini, KI hadirkan sederet perempuan pemimpin dalam Deep Dialog

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.