Hendry Munief dorong peran perempuan dalam penguatan UMKM

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sebagian besar pengusaha muslimah bergerak di sektor UMKM, ekraf, dan industri kecil. Mereka juga memberikan berbagai masukan terkait potensi, tantangan, dan peluang usaha

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong penguatan peran perempuan, khususnya pengusaha muslimah, dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf) guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sebagian besar pengusaha muslimah bergerak di sektor UMKM, ekraf, dan industri kecil. Mereka juga memberikan berbagai masukan terkait potensi, tantangan, dan peluang usaha,” kata Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, komunitas perempuan memiliki potensi besar karena selama ini menjadi pelaku utama dalam berbagai sektor usaha, mulai dari skala rumah tangga hingga industri kreatif.

Baca juga: KPPPA gandeng Women's Wold Banking dorong formalisasi usaha perempuan

Ia menilai penguatan UMKM dan ekraf berbasis perempuan menjadi langkah strategis, mengingat dominasi perempuan dalam aktivitas usaha seperti perdagangan daring, kuliner, pertanian, hingga jasa kreatif.

“Ketika pemerintah hadir membina pelaku usaha perempuan, sektor ini akan terdorong berkembang,” ujarnya.

Hendry menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan pembinaan, termasuk akses pembiayaan, pelatihan, serta penguatan jaringan pasar untuk meningkatkan kapasitas usaha perempuan.

Baca juga: HIPMI Womenpreneur dorong UMKM perempuan jadi motor ekonomi digital

Ia juga mengaitkan penguatan sektor tersebut dengan kebijakan nasional yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru.

“Penguatan komunitas perempuan akan memperbesar peluang mencapai target ekonomi yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Baca juga: Bappenas: RI ingin bangun para pengusaha perempuan yang berdaya saing

Berdasarkan data pemerintah, sekitar 30 juta pelaku UMKM telah terdata dalam program pembinaan nasional yang menjadi basis pengembangan usaha di berbagai daerah.

Ia menilai sinergi antara pemerintah, legislatif, dan komunitas usaha perempuan perlu terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dioptimalkan serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dengan menjadikan perempuan sebagai aktor utama dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Baca juga: Stafsus Wapres dorong penguatan UMKM dan ekonomi perempuan

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.