Huawei Salurkan Hewan Kurban ke 15 Masjid di Indonesia

Sedang Trending 40 menit yang lalu

Huawei menggelar seremoni simbolis program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk "Sharing Happiness, Qurban for Indonesia" di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis (21/5/2026).

Seperti dilansir dari Cahaya, komitmen jangka panjang ini diwujudkan melalui penyerahan 15 sapi dan 60 kambing untuk 15 masjid yang tersebar di 10 kota di Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh pejabat pemerintah, pelaku industri digital, akademisi, serta pelajar, yang diawali dengan diskusi mengenai kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan data center nasional.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menilai program ini mempertemukan nilai spiritual, tanggung jawab sosial, dan visi teknologi masa depan, di mana kemajuan teknologi harus tetap beriringan dengan nilai kemanusiaan.

"Kontribusi nyata melalui donasi hewan kurban untuk masjid di berbagai kota di Indonesia adalah bukti bahwa kemajuan teknologi tidak harus mencabut korporasi dari nilai kemানুsiaan dan keagamaan," ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama RI.

Nasaruddin Umar juga mengaitkan ibadah kurban dengan pemenuhan gizi protein bagi masyarakat, mendampingi zakat fitrah sebagai bantuan berbasis karbohidrat.

"Kolaborasi antara karbohidrat dan protein diharapkan mampu melahirkan manusia-manusia bermutu," kata Nasaruddin Umar, Menteri Agama RI.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menambahkan bahwa semangat kurban sangat relevan dengan tantangan era AI yang memerlukan solidaritas lintas sektor untuk mengatasi kesenjangan digital.

Berdasarkan data APJII 2024, pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang, tetapi hampir 20 persen populasi di wilayah pelosok belum mendapat akses.

"Ini adalah kesenjangan yang harus kita atasi melalui strategi yang jelas, solidaritas yang kuat, dan komitmen nyata," ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI Abdul Rouf menyatakan pihak kementerian sedang mempercepat digitalisasi tata kelola intern, namun penguatan etika dan perlindungan data tetap krusial.

"Inovasi AI harus fokus tidak hanya pada efisiensi, tetapi juga etika, inklusivitas, dan kepercayaan," kata Abdul Rouf, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.

Director of ICT Strategy & Business Huawei Indonesia Mohamad Rosidi menjelaskan bahwa Indonesia sedang berada dalam fase ekonomi digital yang digerakkan oleh revolusi informasi berbasis AI di berbagai sektor industri.

"AI plus industri, AI plus edukasi, AI plus kesehatan, hingga AI plus transportasi akan menjadi arah transformasi berikutnya," tutur Mohamad Rosidi, Director of ICT Strategy & Business Huawei Indonesia.

Ketua Umum Indonesia Data Center Provider Organization Hendra Suryakusuma mengonfirmasi bahwa kebutuhan komputasi AI telah memicu lonjakan kapasitas data center nasional dari 32 megawatt pada 2015 menjadi 649 megawatt.

"AI menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan data center karena kebutuhan komputasi dan penyimpanan data yang semakin besar," kata Hendra Suryakusuma, Ketua Umum Indonesia Data Center Provider Organization.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK Media dan Transportasi BSSN Taufik Arianto mengingatkan masyarakat untuk waspada saat mengunggah data ke platform AI karena fokus keamanan kini beralih ke tata kelola algoritma.

"Melindungi ruang digital saat ini bukan lagi sekadar pengamanan server, tetapi juga memastikan algoritma yang digunakan mengedepankan kepentingan terbaik bangsa," ujar Taufik Arianto, Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK Media dan Transportasi BSSN.

Chairman of the Board Huawei Indonesia Xin Dajiang menegaskan bahwa masa depan layanan publik akan ditopang oleh konektivitas gigabit, energi hijau, AI, dan kekuatan komputasi.

"Huawei tetap berkomitmen bekerja bersama pemerintah, universitas, mitra industri, dan masyarakat untuk mendukung transformasi digital Indonesia," kata Xin Dajiang, Chairman of the Board Huawei Indonesia.