Hujan deras, jalan lintas provinsi di Nagan Raya terputus banjir 50 cm

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Akibat hujan deras dan angin kencang sejak dua hari terakhir, debit air di beberapa sungai meluap hingga menggenangi permukiman masyarakat. Saat ini akses jalan lintas Meulaboh - Tapak Tuan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan

Nagan Raya (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengerahkan personel ke sejumlah lokasi banjir, setelah akses jalan lintas provinsi di kawasan Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30-50 centimeter.

“"Akibat hujan deras dan angin kencang sejak dua hari terakhir, debit air di beberapa sungai meluap hingga menggenangi permukiman masyarakat. Saat ini akses jalan lintas Meulaboh - Tapak Tuan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan," kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya Irfanda Rinaldi kepada ANTARA, Kamis.

Ia mengatakan tingginya intensitas hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Nagan Raya selama dua hari belakangan ini, telah mengakibatkan sejumlah sungai besar meluap.

Kondisi ini memicu banjir luapan yang merendam permukiman warga dan memutus akses transportasi utama masyarakat di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Baca juga: BPBD: 8.440 jiwa warga di Nagan Raya mengungsi akibat banjir bandang

Irfanda Rinaldi mengatakan bencana banjir yang melanda sejumlah desa di Nagan Raya terjadinya karena adanya kenaikan debit air di tiga aliran sungai utama, antara lain Sungai/Krueng Kulu di Kecamatan Seunagan Timur dan meluapnya aliran Krueng Tadu di Kecamatan Tadu Raya.

Ia mengatakan dampak dari bencana alam ini telah mengganggu arus transportasi di wilayah pantai barat selatan Aceh, karena luapan air yang cukup tinggi menutupi badan jalan sehingga mengakibatkan terputusnya transportasi lintas Meulaboh – Tapak Tuan, Aceh Selatan.

“Untuk saat ini akses transportasi utama di jalan lintas provinsi masih terendam air. Akses jalan lintas belum bisa dilintasi secara normal,” kata Irfanda Rinaldi.

Baca juga: 110 KK warga Nagan Raya Aceh masih terisolir akibat jembatan putus

Selain itu air mulai memasuki rumah-rumah warga di sekitar bantaran sungai di Kecamatan Seunagan Timur dan Kecamatan Tadu Raya.

BPBD Nagan Raya saat ini terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi rawan untuk memastikan keselamatan warga dan mendata kerugian material.

Warga yang hendak melintasi jalur tersebut diimbau untuk tetap waspada atau menunda perjalanan hingga debit air menyusut.

BPBD Nagan Raya juga menyiagakan personel di titik-titik banjir untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk susulan, termasuk membantu masyarakat di sejumlah lokasi banjir.

Baca juga: BPBD Nagan Raya distribusikan air bersih untuk korban banjir

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.