Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan RI bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama kebudayaan, khususnya di bidang sastra dan literasi.
Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Anissa Rengganis, dalam pernyataan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan mempertemukan dua program besar dari masing-masing negara.
“Kita akan ‘mengawinkan’ dua program besar, yaitu program Choix Goncourt Indonésie dari Pemerintah Prancis dengan program Read Indonesia serta Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra dari Pemerintah Indonesia. Kehadiran delegasi Prancis di MIWF tahun ini merupakan langkah awal yang krusial dari implementasi kerja sama tersebut,” ujar Anissa.
Baca juga: Pakar tekankan urgensi pembentukan SDM yang berakar pada budaya bangsa
Baca juga: Menbud sebut dana abadi kebudayaan jangkau 3 ribu lebih penerima
Hal tersebut ia sampaikan dalam gelaran yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kebudayaan RI bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia lewat gelaran "Connection Night" yang digelar di Makassar.
Anissa menambahkan bahwa Connection Night bukan sekadar perayaan, melainkan ruang awal untuk membangun kolaborasi nyata antara dua ekosistem kebudayaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan kolaborasi yang konkret, mulai dari pertukaran budaya, penerjemahan buku, residensi penulis, hingga kerja sama festival di masa mendatang,” tambahnya.
Indonesia–Prancis berkomitmen memperkuat kerja sama kebudayaan melalui tiga agenda strategis ke depan, di antaranya partisipasi Indonesia dalam Le Festival du Livre de Paris 2027 dengan menghadirkan delegasi penulis dan penerbit Indonesia, keterlibatan Prancis dalam Indonesia International Book Fair 2026 dan 2027, serta pengembangan skema subsidi penerjemahan bagi penerbit Prancis dan penerbit internasional lainnya guna mendukung penerjemahan dan penerbitan karya sastra Indonesia ke berbagai bahasa dunia.
Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses karya sastra Indonesia di tingkat global sekaligus memperkuat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.
Connection Night Makassar International Writers Festival 2026 menjadi bukti bahwa diplomasi budaya dapat berjalan seiring dengan diplomasi politik melalui sastra, seni, dan jejaring antar manusia sebagai jembatannya.
Melalui kolaborasi ini, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia sekaligus memperluas akses karya sastra Indonesia di tingkat global serta mempererat hubungan kebudayaan Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.
Baca juga: Harapan dan kegelisahan di Balai Pemuda
Baca juga: Kementerian Kebudayaan ingin talenta perfilman punya ruang tumbuh
Baca juga: Kemenbud dorong memperkuat seni rupa RI di Venice Biennale 2026
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·