Otoritas hukum di Milan tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap agensi Ma.De.Milano yang diduga mengoperasikan jaringan prostitusi kelas atas dengan kedok layanan pramutamu pada Selasa, 12 Mei 2026. Skandal ini mencuat setelah adanya laporan pesta pribadi mewah yang menyeret nama 70 pemain Liga Italia, termasuk Theo Hernandez dan Gianluigi Donnarumma.
Berdasarkan data dari İdman.Biz, jaringan ini diperkirakan mengelola perputaran uang hingga 1,2 juta euro. Agensi tersebut mematok tarif layanan pendamping mencapai 2.500 euro, sementara laporan La Gazzetta dello Sport menyebutkan puluhan pemain Serie A kini berada dalam pantauan otoritas meski status mereka masih sebagai klien.
Media Italia tersebut memberikan sorotan tajam terhadap keterlibatan figur populer dalam pusaran isu yang sedang ramai diperbincangkan publik. Identitas para atlet tersebut terungkap melalui laporan media lokal yang memantau perkembangan kasus di pengadilan.
"Pesta pribadi di Milan itu disebut-sebut melibatkan beberapa pemain top Serie A, termasuk Theo Hernandez dan Gianluigi Donnarumma," tulis Gazzetta dello Sport.
Narasi media tersebut juga menekankan bahwa hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait untuk memberikan pembelaan atau klarifikasi. Situasi ini memicu spekulasi yang terus berkembang di berbagai platform digital dan media sosial.
"Saat ini, we masih menunggu klarifikasi resmi dari perwakilan kedua pemain terkait tuduhan yang beredar luas di media sosial dan beberapa outlet berita," lanjut Gazzetta dello Sport.
Selain dugaan prostitusi, Theo Hernandez juga dituduh menggunakan gas tertawa atau nitrous oxide berdasarkan rekaman video yang disebarkan pengusaha Fabrizio Corona. Bek Al-Hilal tersebut disinyalir memiliki peran penting dalam mengatur logistik acara, termasuk penyediaan kendaraan penjemput bagi para tamu dan model.
Menanggapi kabar tersebut, tim hukum penyerang Juventus, Dusan Vlahovic, bergerak cepat untuk memberikan bantahan tegas mengenai keterlibatan klien mereka dalam jaringan hiburan ilegal tersebut.
"totally inappropriate" tegas tim hukum penyerang Juventus, Dusan Vlahovic.
Langkah serupa juga diambil oleh bek Arsenal, Riccardo Calafiori, yang memastikan namanya tidak tersangkut dalam aktivitas ilegal di Milan tersebut. Penegasan ini disampaikan melalui pernyataan tertulis resmi untuk menjaga reputasi sang pemain.
"completely uninvolved" kata Riccardo Calafiori, pemain Arsenal.
Saat ini, pengelola agensi Ma.De.Milano, yakni Emanuele Buttini dan Deborah Ronchi, telah ditetapkan sebagai tahanan rumah oleh pihak berwenang. Jaksa mendasarkan penyelidikan pada bukti rekaman percakapan terkait pesanan gas tertawa serta pengaturan kencan berbayar di sejumlah hotel mewah.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·