Jamaah calon haji Indonesia mulai jalani umrah wajib

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Makkah (ANTARA) - Jamaah calon haji Indonesia kelompok terbang (kloter) perdana yang telah tiba di Makkah mulai melaksanakan ibadah umrah wajib di Masjidil Haram, Jumat (1/5).

Ketua Rombongan jamaah kloter Embarkasi Solo (SOC) 1 Muhammad Tasrifin Salim mengatakan pihaknya membagi jamaah dalam kelompok kecil berisi 40 orang untuk memaksimalkan perlindungan dan pengawasan selama prosesi umrah.

"Di Masjidil Haram, jamaah laki-laki membentuk formasi huruf U, dengan jamaah perempuan terlindungi di tengah-tengahnya," ujar Tasrifin.

Ia memastikan seluruh anggota rombongannya dalam kondisi bugar dan siap melaksanakan umrah secara maksimal.

Sebelumnya, jamaah telah diberikan waktu istirahat yang cukup setibanya di hotel. Jamaah juga merampungkan bimbingan manasik haji sebanyak tiga kali di tanah air.

Semangat untuk menjalankan ibadah turut ditunjukkan oleh jamaah lansia, salah satunya Khusaeri Badrun (84), calon haji asal Tegal, Jawa Tengah.

Pensiunan petani tersebut mengaku bersyukur dan siap melihat Ka'bah untuk pertama kalinya.

"Doakan lancar ya," ujar Khusaeri penuh haru saat menanti bus Shalawat nomor 6 di depan hotel.

Sementara itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengingatkan para jamaah untuk bijak dalam mengelola energi.

Jamaah diimbau untuk tidak memaksakan diri terlalu sering ke Masjidil Haram jika kondisi badan kurang bugar.

Kesehatan fisik menjadi prioritas utama agar jamaah tetap sehat saat menghadapi puncak ibadah haji yang menguras tenaga, seperti wukuf, mabit, lempar jumrah, dan tawaf ifadah.

Selain imbauan kesehatan, PPIH juga kembali mengingatkan jamaah untuk tidak memberikan uang tip kepada sopir bus Shalawat.

Baca juga: Kemenhaj prioritaskan layanan untuk calon haji lansia dan difabel

Baca juga: Pemkab Barito Utara lepas jamaah calon haji, tertua berusia 95 tahun

Baca juga: Perjuangan abdi dalem Pakualaman wujudkan mimpi berhaji

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.