Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Diberangkatkan ke Cikeas Bogor

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Iring-iringan mobil jenazah yang membawa mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu bertolak dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, menuju Bogor pada Minggu (31/5/2026) sore.

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, proses pemindahan peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih ke dalam mobil ambulans rampung pada pukul 15.52 WIB, sebelum rombongan kendaraan pengawal resmi berangkat tiga menit setelahnya.

Kepala Biro Informasi dan Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait mengonfirmasi bahwa mendiang mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit tersebut pada pukul 14.03 WIB.

"Informasi dari pihak keluarga jenazah akan disemayamkam di rumah duka yang beralamat di Perumahan Puri Wira Bhakti 1/1b Cikeas, Bogor," kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).

Pihak staf kementerian menyatakan duka mendalam atas kepergian salah satu perwira terbaik militer Indonesia yang meninggal dunia pada usia 76 tahun tersebut.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini," kata Brigjen Rico dalam keterangan yang diterima kumparan, Minggu (31/5).

Mengenai kepastian lokasi dan waktu upacara pemakaman secara militer, Brigjen Rico menambahkan bahwa pihak kerabat dekat masih melakukan rembuk keluarga untuk menentukan jadwal lebih lanjut.

Ryamizard Ryacudu yang lahir di Palembang pada 21 April 1950 merupakan lulusan Akabri Darat tahun 1974 dan memperistri Nora Tristyana, putri dari Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno.

Karier militernya melesat sejak menjabat Pangdam V/Brawijaya pada 1999, Pangdam Jaya era Presiden Gus Dur, Panglima Kostrad pada 2000, hingga menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sampai tahun 2005.

Nama Ryamizard sempat diusulkan menjadi Panglima TNI oleh Presiden Megawati namun dianulir di era Susilo Bambang Yudhoyono, serta sempat digadang-gadang menjadi cawapres Joko Widodo pada Pemilu 2014.

Ia akhirnya ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan periode 2014-2019 dengan program unggulan Bela Negara, sebelum menyerahkan jabatan tersebut kepada Prabowo Subianto.