Jepang Larang Penggunaan Power Bank Selama Penerbangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kementerian Transportasi Jepang resmi melarang seluruh penumpang pesawat menggunakan pengisi daya portabel atau power bank untuk mengisi daya ponsel selama penerbangan mulai Jumat, 24 April 2026. Kebijakan ketat ini diambil sebagai langkah preventif guna menjaga keselamatan operasional pesawat dari risiko kebakaran di udara.

Sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz, regulasi baru ini juga membatasi jumlah perangkat yang boleh dibawa oleh setiap individu ke dalam kabin. Penumpang hanya diizinkan membawa maksimal dua unit power bank dengan kapasitas daya masing-masing tidak melampaui 160 watt-jam.

Otoritas penerbangan setempat menegaskan bahwa perangkat pengisi daya tersebut wajib disimpan di bagasi kabin dan dilarang keras masuk ke dalam bagasi terdaftar. Selain itu, pemilik harus memastikan perangkat tetap berada dalam jangkauan fisik, bukan diletakkan di dalam kompartemen atas atau ruang penyimpanan tertutup lainnya.

Sanksi berat telah disiapkan bagi para pelanggar yang kedapatan mengisi daya baterai atau membawa perangkat melebihi batas ketentuan yang ditetapkan. Penumpang yang melanggar aturan baru ini terancam hukuman penjara hingga durasi dua tahun atau denda maksimal sebesar ¥1 juta.

Langkah pengetatan ini didorong oleh rentetan insiden teknis yang melibatkan pengisi daya portabel, baik yang terjadi di wilayah domestik Jepang maupun di rute internasional. Beberapa laporan mencatat adanya perangkat yang mengeluarkan asap hingga terbakar secara tiba-tiba di dalam pesawat.

Penerapan aturan domestik di Negeri Sakura tersebut sekaligus merupakan bentuk penyesuaian terhadap standar internasional terbaru yang ditetapkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Badan khusus di bawah naungan PBB tersebut telah memperbarui regulasi penerbangan global pada akhir bulan lalu.