Jakarta (ANTARA) - Juara kelas berat (93-120 kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Tom Aspinall mengungkapkan pemulihan cedera matanya yang mengalami perkembangan positif, sehingga memungkinkannya segera kembali ke oktagon.
"Kami baru saja dalam perjalanan pulang dari rumah sakit mata, tempat saya menjalani pemindaian hari ini, dan semuanya berjalan dengan sangat baik, yang membuat saya sangat senang," kata Tom Aspinall dalam laman MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Aspinall mengalami cedera mata saat laga pertahanan pertama gelar kelas beratnya melawan Ciryl Gane di UFC 321 pada Oktober 2025.
Petarung asal Inggris itu mengalami tusukan pada mata menjelang akhir ronde pertama yang membuatnya tidak dapat melanjutkan pertarungan, sehingga hasilnya dinyatakan tidak ada pemenang (no contest).
Sejak saat itu, juara kelas berat tersebut menghadapi berbagai masalah pada mata yang membuatnya tidak dapat bertanding, tetapi perjalanan panjangnya untuk kembali sehat kini hampir selesai.
"Mereka (pihak dokter) mengatakan, sebentar lagi, jika semuanya terus bergerak ke arah yang benar, saya akan diizinkan untuk melakukan kontak fisik," katanya.
Aspinall mengatakan bahwa dirinya sudah kembali ke gym untuk berlatih, tetapi belum melakukan uji tanding. Jika semuanya terus berjalan seperti saat ini, ia akan segera kembali ke oktagon.
Baca juga: Juara gulat Olimpiade Steveson siap debut dengan kontrak baru UFC
Mengingat belum adanya kepastian jadwal kembalinya, UFC memilih untuk membuat gelar juara kelas berat sementara (interim) selama absennya Aspinall, yang akan diperebutkan oleh Alex Pereira dan Ciryl Gane sebagai pertandingan pendukung utama UFC White House.
Aspinall berharap dapat menghadapi pemenang pertarungan tersebut dalam laga kembalinya karena semua orang bertanya kapan ia akan kembali ke oktagon.
"Jawaban yang jelas adalah dua petarung lainnya, Alex dan Ciryl, harus bertarung memperebutkan gelar interim. Saya jelas akan melawan pemenangnya," katanya.
Aspinall mengatakan bahwa UFC telah memberitahunya bahwa ia akan melawan pemenang laga Pereira melawan Gane. Oleh sebab itu, kata dia, langkah terpenting saat ini adalah memulihkan kesehatan sesuai rencana.
Ia mengatakan bulan pertarungan belum ditentukan secara spesifik karena bergantung pada keputusan pihak UFC. Aspinall memastikan bahwa ketika berhasil kembali, ia tidak akan kekurangan lawan baru untuk dihadapi.
Selama ketidakhadirannya, divisi kelas berat UFC telah menyaksikan masuknya talenta baru seperti Waldo Cortes-Acosta dan Josh Hokit yang melesat ke puncak peringkat. Begitu ia kembali, Aspinall siap untuk melawan mereka semua.
"Saya akan melawan mereka semua. Saya senang melawan mereka semua. Siapa pun yang pantas mendapat kesempatan, saya akan melawannya," katanya.
Baca juga: Wakili Indonesia di Road to UFC, Yudi bertekad tak sia-siakan peluang
Baca juga: Topuria dan Makhachev berselisih terkait UFC Gedung Putih
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·