Kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/04/2026) pukul 20.52 WIB mengakibatkan 15 penumpang perempuan meninggal dunia. Insiden tragis ini mendapatkan perhatian nasional setelah lokomotif kereta jarak jauh tersebut merangsek masuk ke gerbong khusus perempuan.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, peristiwa ini bermula dari mogoknya sebuah taksi listrik di perlintasan sebidang Ampera sekitar pukul 20.30 WIB. Kendaraan tersebut menghambat laju KRL relasi Bekasi-Cikarang yang kemudian harus dievakuasi dan berhenti sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 di jalur tersebut.
Dampak kecelakaan awal ini memaksa rangkaian KRL lain dengan kode PLB 5568 tujuan Cikarang untuk berhenti di Stasiun Bekasi Timur guna menunggu proses evakuasi. Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju kencang dari Stasiun Bekasi tidak sempat berhenti sepenuhnya hingga menghantam bagian belakang KRL yang sedang berhenti.
Berdasarkan data terakhir yang dirilis PT KAI, sebanyak 15 penumpang perempuan dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras tersebut. Selain korban jiwa, tercatat 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus agar investigasi menyeluruh segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Kepala Negara juga menekankan urgensi perbaikan pada perlintasan sebidang kereta api yang sering menjadi pemicu insiden serupa di tanah air.
Tim gabungan dari KAI, Kepolisian, TNI, dan Basarnas memerlukan waktu sekitar 10 jam untuk menuntaskan proses evakuasi karena banyak korban yang terjepit di antara puing gerbong. Operasi SAR secara resmi dinyatakan berakhir pada Selasa (28/04/2026) pukul 08.00 WIB oleh pihak Basarnas.
Hingga saat ini, Stasiun Bekasi Timur belum melayani aktivitas naik dan turun penumpang guna memastikan pemulihan sarana dan prasarana. Perjalanan KRL sementara hanya dilayani sampai Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir mulai dibuka secara terbatas setelah sistem persinyalan dipastikan berfungsi normal oleh pihak BUMN tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·