KA Dhoho Tabrak Truk di Blitar dan Evaluasi Keamanan Perlintasan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Kecelakaan kereta api kembali terjadi saat KA Dhoho relasi Blitar-Surabaya menghantam satu unit dump truck di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar, pada Selasa (28/4/2026) malam. Peristiwa ini menambah deretan insiden transportasi setelah sebelumnya terjadi tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.

Insiden di Blitar tersebut dilaporkan dipicu oleh mogoknya dump truck tepat di atas rel sesaat setelah palang pintu diturunkan. Meski tidak memakan korban jiwa, dilansir dari Detikcom, kejadian ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang memaksa pengendara dialihkan ke jalur alternatif.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, memberikan penekanan pada masalah fundamental perlintasan sebidang yang masih marak di Indonesia. Berdasarkan data yang dipaparkannya, terdapat ribuan titik perlintasan yang tidak memiliki sistem pengamanan resmi.

"Saat ini hanya 1.200 an titik perlintasan sebidang yang dijaga baik oleh PT KAI, Pemda, maupun Dishub. Sementara ada 2.600 titik yang tanpa penjagaan. Sedangkan sisanya adalah perlintasan liar," tulis Huda.

Huda menyebutkan bahwa secara total terdapat sekitar 3.000 hingga 4.000 perlintasan sebidang di seluruh tanah air. Masalah ini menjadi perhatian serius Presiden Prabowo yang berkomitmen mempercepat perbaikan infrastruktur melalui pembangunan flyover maupun pemasangan palang pintu manual dengan estimasi kebutuhan dana mencapai Rp4 triliun.

Di sisi lain, usulan relokasi gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL ke posisi tengah menjadi perdebatan pasca-kecelakaan di Bekasi Timur. Kapoksi F-PDIP Komisi VIII DPR, Selly Andriany Gantina, menilai usulan Menteri PPPA Arifah Fauzi tersebut merupakan respons darurat namun bukan solusi permanen.

"Usulan Menteri PPPA untuk memindahkan gerbong perempuan ke tengah rangkaian pascatragedi Bekasi Timur patut dipahami terlebih dahulu sebagai respons cepat berbasis mitigasi risiko, bukan sebagai solusi final atas persoalan keselamatan transportasi publik. Usulan itu lahir karena dalam peristiwa tersebut gerbong di posisi rentan memang terdampak paling fatal," kata Selly.

Selly menegaskan perlindungan terhadap kelompok rentan harus dibangun tanpa mengabaikan aspek keselamatan pengguna transportasi lainnya secara menyeluruh. Hal senada disampaikan Anggota Komisi VIII Fraksi NasDem DPR, Dini Rahmania, yang mengkhawatirkan munculnya korban dari kelompok lain jika hanya gerbong perempuan yang diprioritaskan posisinya.

"Terkait usulan pemindahkan gerbong wanita ke tengah rangkaian, menurut saya itu bukan solusi yang menyentuh akar persoalan, karena ketika kondisi ini terjadi sewaktu gerbong perempuan telah dipindahkan ke tengah, korban yang muncul bukan hanya seorang ibu, tetapi bisa juga kepala keluarga," ucap Dini.

Dini berpendapat bahwa pemindahan posisi gerbong tidak menyentuh akar permasalahan keselamatan perjalanan kereta api. Menanggapi polemik tersebut, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan fokus utama pemerintah adalah evaluasi total sistem keamanan.

"Ini juga bagian yang akan kita terus evaluasi, tapi yang jelas adalah laki dan perempuan sama saja, tidak boleh menjadi korban dalam insiden apa pun," kata Agus.

Pemerintah berencana meninjau kembali seluruh standar prosedur keselamatan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. Musisi Sambadha dari band Coldiac juga dijadwalkan hadir dalam program Sunsetalk untuk memperkenalkan album solo terbarunya yang bertajuk 'Ruang Ruang Sandar'.