Banda Aceh (ANTARA) - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi tanpa penonton kepada Persiraja Banda Aceh saat laga kandang menghadapi PSMS Medan setelah insiden kericuhan pascapertandingan melawan Garudayaksa FC pada Minggu dua pekan lalu.
"Benar, kami sudah menerima salinan surat tersebut, dan tentu saja itu mengejutkan karena hukumannya terlalu berat," kata Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani di Banda Aceh, Kamis.
Berdasarkan salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 25 April 2026, Persiraja dinyatakan melanggar Kode disiplin PSSI 2025 setelah sejumlah suporter menyerang dan memukul perangkat pertandingan pascalaga melawan Garudayaksa di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali saat Persiraja bertindak sebagai tuan rumah. Sanksi ini berlaku pada laga terdekat.
Dengan demikian, pertandingan kandang Persiraja melawan PSMS akan berlangsung tanpa penonton pada Sabtu pekan ini.
Baca juga: Erick minta I-League dan klub tegakkan sikap saling hargai dan empati
Tak hanya itu, kata Rahmad, Persiraja juga dikenai denda sebesar Rp30 juta.
Komdis mengingatkan bahwa pelanggaran serupa di masa mendatang dapat berujung pada hukuman yang lebih berat.
Meski demikian, PSSI membuka ruang kepada Persiraja untuk banding atas putusan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Kode disiplin PSSI.
"Tetapi, kita tidak melakukan banding lagi, karena jaraknya sangat dekat dari keputusan sanksi ke pertandingan terdekat," kata Rahmat.
Baca juga: PSSI kutuk keras insiden kekerasan di EPA U20
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·