KAI Jual 923 Ribu Tiket Kereta Api Selama Libur Panjang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) membukukan penjualan sebanyak 923.743 tiket untuk periode keberangkatan 13 hingga 17 Mei 2026 di Pulau Jawa dan Sumatra.

Lonjakan volume penumpang ini bertepatan dengan masa libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus yang mendorong tingginya mobilitas masyarakat.

Data KAI menunjukkan Stasiun Yogyakarta menjadi tujuan dengan volume tertinggi yang mencapai 56.536 pelanggan, disusul Stasiun Pasar Senen dengan 56.467 pelanggan dan Stasiun Gambir sebanyak 53.295 pelanggan.

"Untuk daerah tujuan favorit antara lain Jakarta, Surabaya, Solo, Purwokerto, Tegal dan Pekalongan," katanya Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang.

Luqman Arif menjelaskan bahwa Daop 4 Semarang sendiri melayani sekitar 220 ribu penumpang selama empat hari masa libur tersebut.

"Sementara itu, hingga Minggu, 17 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 telah mencapai 923.743 tiket," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Anne Purba memaparkan pergerakan arus balik menuju kota-kota pusat aktivitas mulai mendominasi sejak akhir pekan.

"Arus balik selalu menghadirkan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dalam waktu yang relatif bersamaan. Perjalanan kembali menuju Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota-kota pusat aktivitas lainnya mulai mendominasi sejak akhir pekan," jelas Anne Purba.

Tingginya mobilitas ini juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi bagi pelaku usaha lokal di sekitar stasiun yang dilalui kereta api.

"Perjalanan arus balik ikut menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak. Kawasan sekitar stasiun, transportasi lanjutan, pusat kuliner, hingga pelaku usaha lokal masih merasakan tingginya aktivitas masyarakat hingga akhir periode libur panjang," tegas Anne Purba.

Di wilayah Jawa Barat, pertumbuhan penumpang juga disumbang oleh layanan komuter serta kereta cepat Whoosh yang mengangkut 75.097 pelanggan.

"Bandung memiliki karakter wisata yang lengkap, mulai dari suasana kota yang sejuk, wisata kuliner, kawasan kreatif, hingga banyak pilihan aktivitas keluarga. Kereta api menjadi pilihan karena perjalanan terasa lebih praktis dan pelanggan dapat menikmati waktu libur dengan lebih santai," ujar Anne Purba.

KAI terus memastikan kesiapan operasional dan mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI demi kenyamanan penumpang.

"Arus balik menjadi momentum penting karena mobilitas masyarakat berlangsung dalam volume besar pada waktu yang hampir bersamaan," kata Anne Purba.

Imbauan diberikan kepada para pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

"KAI terus berupaya menjaga perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan baik setelah masa libur panjang," tegas Anne Purba.

Peningkatan signifikan juga dilaporkan terjadi di wilayah Sumatra Selatan yang dikelola oleh KAI Divisi Regional III Palembang.

"Pada hari ke-3 masa libur akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus tercatat sebanyak 15.312 pelanggan atau mencapai 141 persen menggunakan kereta api," ujarnya Aida Suryanti, Manager Humas KAI Divre III Palembang.

Beberapa kereta api PSO seperti KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo bahkan mencatat okupansi melebihi 100 persen sehingga tiket relasi utama habis terjual.

"Kami mengimbau masyarakat melakukan pengecekan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI," katanya Aida Suryanti.

Sementara itu, Daop 7 Madiun mencatat total 33.994 pelanggan sejak Rabu hingga Kamis, dengan operasional sarana baru berupa Stainless Steel New Generation.

"Memasuki masa long weekend yang bertepatan dengan hari libur nasional ini, volume pelanggan di Daop 7 Madiun mencapai 15.613 orang. Berdasarkan pantauan data terbaru pada Jumat (15/5/2026) pukul 08.00 WIB, angka tersebut terdiri dari 8.368 pelanggan yang tiba dan 7.245 pelanggan yang berangkat," ujar Tohari, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun.

Pihak Daop 7 Madiun mengimbau para pengguna jasa untuk senantiasa menjaga barang bawaan mereka selama perjalanan libur panjang ini.