KAI Tambah 780 Gerbong Datar Perkuat Logistik di Sumatera Selatan

Sedang Trending 23 jam yang lalu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah mengirimkan 780 unit gerbong datar ke Palembang, Sumatera Selatan, hingga pertengahan April 2026 untuk memperkuat layanan logistik nasional. Langkah ini merupakan bagian dari investasi besar guna mendukung kemandirian industri dalam negeri.

Sebanyak 13 rangkaian kereta (train set) tersebut kini telah tiba di Simpang, Divisi Regional III Palembang, sebagaimana dilansir dari Money. Pengadaan sarana baru ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi komoditas strategis, terutama pasokan batu bara untuk kebutuhan energi nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa penguatan sarana angkutan barang ini difokuskan pada ketepatan waktu pengiriman. Perusahaan mengalokasikan dana investasi mencapai Rp 1,05 triliun untuk total pengadaan 1.125 unit gerbong.

"Di sisi lain, penggunaan produk dalam negeri menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai tambah bagi industri nasional," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Manajemen KAI menargetkan peningkatan kapasitas angkutan melalui penambahan sarana yang lebih efisien dan rendah emisi. Strategi ini juga diselaraskan dengan target jangka panjang perusahaan yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2029.

"Kami memastikan bahwa penguatan sarana ini berjalan selaras dengan upaya mendorong industri dalam negeri agar semakin kompetitif," jelas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Pihak KAI menegaskan bahwa setiap penambahan sarana memiliki peran ganda, yakni menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memacu pertumbuhan manufaktur lokal. Seluruh gerbong diproduksi oleh fasilitas PT INKA di Banyuwangi dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.

"Setiap pengiriman yang berjalan, selain untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan pasokan energi, juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kemajuan industri nasional," tutur Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Secara teknis, setiap rangkaian terdiri dari 60 unit gerbong tipe BM 54 ton yang mampu mengangkut beban hingga 900 ton sekali jalan. Berdasarkan data operasional Maret 2026, volume angkutan batu bara KAI tercatat mencapai 4.634.929 ton, naik dari posisi 4.436.996 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga triwulan I 2026, akumulasi angkutan batu bara telah menyentuh angka 12.075.002 ton. Saat ini, satu rangkaian tambahan tengah menjalani proses bongkar muat di lokasi, sementara unit lainnya dijadwalkan mengikuti uji statis di Banyuwangi pada 20 April 2026.