Kalbe Farma Bagikan Dividen Tunai Rp 936 Miliar untuk Pemegang Saham

Sedang Trending 54 menit yang lalu

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp 936,27 miliar kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Kamis (21/5/2026).

Alokasi keuntungan yang setara dengan Rp 20 per saham ini diambil dari raihan laba bersih tahun buku 2025, sebagaimana dilansir dari Money pada Senin (25/5/2026).

Keputusan krusial mengenai pemanfaatan keuntungan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tersebut telah mendapatkan persetujuan penuh dari para pemegang saham korporasi.

“Menyetujui penggunaan keuntungan Perseroan pada tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk untuk tahun buku 2025,” tulis perseroan dalam keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/5/2026).

Manajemen emiten farmasi ini menetapkan bahwa sisa laba bersih setelah pemotongan dividen akan dimasukkan ke dalam pos laba ditahan perusahaan.

Distribusi dividen tunai dijadwalkan menyasar para pemodal yang namanya resmi terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) hingga penutupan perdagangan per tanggal 5 Juni 2026.

Mekanisme pembayaran untuk saham dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan dijalankan otomatis lewat sistem pemindahbukuan ke rekening perusahaan efek atau bank kustodian.

Bagi pemilik saham warkat yang belum masuk penitipan kolektif KSEI, transfer dana dilakukan manual setelah mengirimkan data rekening ke Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora paling lambat 5 Juni 2026.

Manajemen juga mengonfirmasi adanya pemotongan pajak penghasilan secara langsung dari nilai dividen, kecuali bagi wajib pajak badan dalam negeri atau wajib pajak orang pribadi yang melakukan investasi kembali di Indonesia.

Pemberlakuan tarif khusus sesuai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) bagi wajib pajak luar negeri mewajibkan kelengkapan dokumen administratif, atau dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20 persen.

Agenda tahunan ini dihadiri oleh para pemegang saham maupun kuasanya yang sah dengan merepresentasikan total 39,09 miliar lembar saham atau setara 86,41 persen dari seluruh hak suara di luar saham tresuri.

Jadwal lengkap pemogokan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 3 Juni (cum) dan 4 Juni (ex), disusul pasar tunai pada 8 Juni (cum dan ex), hingga realisasi pembayaran pada 24 Juni 2026.