Kapal LPG Tara Gas Lintasi Selat Hormuz Gunakan Identitas India

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebuah kapal pengangkut gas minyak cair (LPG) bernama Tara Gas terpantau melintasi Selat Hormuz pada Senin pagi, 11 Mei 2026, dengan menyiarkan informasi bahwa awak dan pemilik kapal berasal dari India. Langkah tersebut diambil guna memastikan keamanan pelayaran saat kapal melewati perairan yang berada di bawah pengawasan ketat Teheran.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, data pelacakan kapal menunjukkan posisi Tara Gas bergerak ke arah timur laut dari lepas pantai Dubai menuju Pulau Larak milik Iran. Berdasarkan indikator kedalaman kapal, pengangkut energi tersebut dalam kondisi muatan penuh, meskipun asal-usul kargo LPG tersebut tidak teridentifikasi secara resmi oleh platform pelacakan.

Strategi menyiarkan afiliasi negara tertentu menjadi metode yang umum digunakan oleh operator kapal untuk menghindari gangguan di Teluk Persia. Pemerintah negara seperti India, Thailand, dan Malaysia dilaporkan telah melakukan negosiasi langsung dengan pihak Iran untuk mengamankan jalur distribusi energi mereka melalui wilayah tersebut.

Tantangan pelayaran tidak berakhir di Selat Hormuz karena kapal-kapal dengan riwayat pengangkutan kargo Iran harus menghadapi blokade Amerika Serikat di Teluk Oman. Komando Pusat Angkatan Laut AS memberikan keterangan resmi mengenai operasi pencegatan yang telah berlangsung sejak pertengahan bulan lalu.

"pasukan Amerika telah mengalihkan rute 61 kapal dan menonaktifkan empat kapal sejak blokade dimulai pada pertengahan April" kata Komando Pusat Angkatan Laut AS pada Minggu.

Berdasarkan catatan dari Vortexa dan Kpler, Tara Gas memiliki rekam jejak mengangkut komoditas asal Iran, termasuk pengiriman LPG ke China pada Februari 2026. Kapal ini tercatat kembali memasuki kawasan Teluk Persia melalui Selat Hormuz pada 2 Mei sebelum akhirnya terpantau keluar kembali menuju arah timur laut.

Data dari basis data Equasis mencantumkan Global Gas Inc yang berbasis di Uni Emirat Arab sebagai pemilik terdaftar, sementara Matrix Maritime Solutions FZE bertindak sebagai manajer kapal. Hingga berita ini diturunkan, pihak Matrix Maritime Solutions belum memberikan tanggapan terkait operasional kapal Tara Gas tersebut.