Seorang karyawati KompasTV bernama Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain) menjadi salah satu korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden tragis ini dikonfirmasi merenggut total 15 nyawa serta menyebabkan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.
Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugroho, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam saat mendatangi Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, pada Selasa (28/4/2026). Dilansir dari Detikcom, almarhumah Ain diketahui telah mengabdi selama 11 tahun di perusahaan media tersebut tanpa catatan kinerja yang buruk.
"Kami keluarga besar KompasTV dan redaksi KompasTV mengalami kehilangan yang luar biasa atas kepergian rekan kami, rekan kerja, sahabat, saudara kami," kata Yogi Arief Nugroho, Pemimpin Redaksi KompasTV.
Pihak manajemen memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi yang diberikan almarhumah selama masa kerjanya. Yogi mengenang Ain sebagai sosok rekan kerja yang memiliki kepribadian baik serta jaringan pertemanan yang sangat luas di lingkungan kantor maupun di luar.
"Satu apresiasi terima kasih kepada keluarga besar Nur Aini atas dedikasi, atas sumbangsih 11 tahun untuk KompasTV. Catatan yang luar biasa, tidak pernah ada catatan buruk atas kinerja beliau," ucap Yogi Arief Nugroho, Pemimpin Redaksi KompasTV.
Hubungan sosial almarhumah yang hangat meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya. Kepulangan Ain yang mendadak ini menjadi duka kolektif bagi seluruh staf redaksi yang mengenalnya selama lebih dari satu dekade terakhir.
"Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya," tambah Yogi Arief Nugroho, Pemimpin Redaksi KompasTV.
Berdasarkan data absensi kantor, Ain meninggalkan tempat kerja pada pukul 19.31 WIB di hari kejadian sebelum peristiwa maut itu terjadi. Meski merasa sangat terpukul, pihak KompasTV menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai bagian dari ketentuan Yang Maha Kuasa.
"Jadi kami sangat kehilangan, kami sangat kehilangan. Tetapi itu takdir Allah SWT," imbuh Yogi Arief Nugroho, Pemimpin Redaksi KompasTV.
Kronologi kecelakaan ini bermula ketika sebuah taksi Green SM dilaporkan terhenti di tengah perlintasan kereta api dekat Stasiun Bekasi Timur. Taksi tersebut kemudian tertemper oleh KRL yang sedang melaju dari arah Cikarang menuju Jakarta, yang disusul dengan keterlibatan KA Argo Bromo Anggrek dalam insiden beruntun tersebut.
Jenazah almarhumah Ain direncanakan akan dimakamkan di wilayah Tambun, Bekasi, pada Rabu (29/4/2026). Seluruh prosesi pemakaman telah dipersiapkan oleh pihak KompasTV setelah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga korban.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·