Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta menetapkan dan menahan tiga pejabat sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, pemerasan, gratifikasi, serta proyek fiktif di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis (21/05/2026), dilansir dari Bloomberg Technoz.
Para tersangka tersebut adalah mantan Direktur Jenderal Sumber Daya Air periode Juli 2025–Januari 2026 berinisial DP (Dwi Purwantoro), Sekretaris Dirjen Cipta Karya berinisial RS (Riono Suprapto), dan seorang pejabat pembuat komitmen berinisial AS.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Dapot Dariarma menjelaskan bahwa Dwi diduga menyalahgunakan wewenang untuk memeras serta menerima suap dari beberapa perusahaan BUMN Karya dan pihak swasta.
"Peran tersangka DP [Dwi] selaku Direktur Jendral Sumber Daya Air adalah melakukan pemerasan dan/atau menerima suap dan/atau gratifikasi berupa uang tunai sebesar lebih dari Rp2 miliar dan dua unit mobil mewah berupa CRV dan Innova Zenix dari beberapa BUMN Karya dan pihak swasta terkait beberapa proyek pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air," ujar Dapot Dariarma, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta.
Sementara itu, tersangka Riono dan AS diduga bekerja sama melakukan rekayasa proyek fiktif pada Sekretariat Jenderal Cipta Karya sepanjang periode 2023-2024 yang merugikan keuangan negara minimal Rp16 miliar.
Penyidik kejaksaan kini tengah mendalami keterlibatan pihak-pihak lain, baik dari internal Kementerian PU, jajaran BUMN, maupun sektor swasta yang berkaitan dengan perkara tersebut.
"Saat ini, penyidik terus melaksanakan pengembangan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi, ahli keuangan negara, dan tersangka serta melakukan pelacakan dan penyitaan aset guna menambah jumlah pemulihan kerugian keuangan negara," kata Dapot Dariarma, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta.
Ketiga tersangka langsung ditahan oleh jaksa selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari ini, di mana Dwi mendekam di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, sedangkan Riono dan AS di Rutan Cipinang Jakarta Timur.
35 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·