Kota Padang (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) menunda keberangkatan dua calon haji berasal dari Kota Padang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama karena sakit.
"Hari ini harusnya kita menerima kedatangan 393 orang calon haji kloter pertama namun dua di antaranya tidak bisa berangkat karena sakit," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar M Rifki di Embarkasi Haji Padang, Kamis.
Dia mengatakan hal tersebut di sela-sela kedatangan kloter pertama jamaah calon haji berasal dari Padang yang dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada Jumat (24/4), pukul 01.05 WIB.
Kedua calon haji yang ditunda keberangkatan tersebut, tercatat atas nama Hizbullan bin Sulan dan Zulhamdi. Keduanya juga telah mengajukan permohonan untuk pindah atau mutasi ke kloter 14. Dalam surat yang diajukan kepada Kepala Kantor Kemenhaj Padang disebutkan yang bersangkutan mengalami sakit sehingga tidak memungkinkan untuk berangkat.
Baca juga: Kemenhaj pastikan layanan kesehatan jamaah calon haji buka 24 Jam
Ia mengatakan ketika kedua calon haji tersebut sudah sehat maka petugas akan memberangkatkan sesuai dengan ketersediaan kursi di kloter penerbangan selanjutnya.
"Kedua calon jamaah haji ini akan kita upayakan berangkat di kloter berikutnya setelah mereka dinyatakan sehat dan laik terbang," ujarnya.
Pada awalnya, terdapat beberapa calon haji kloter perdana yang sempat diragukan bisa bertolak ke Arab Saudi.
Namun, sebelum masuk Asrama Haji, Kemenhaj masih bisa melakukan pergantian lima orang sehingga hanya dua yang tertunda keberangkatan.
"Jadi, ada lima orang dari kloter 14 yang kita masukkan ke kloter pertama untuk menggantikan jamaah haji yang sakit," kata dia.
Secara umum, Embarkasi Haji Padang akan memberangkatkan 5.402 calon haji. Seluruhnya tergabung dalam 14 kloter yang merupakan gabungan jamaah haji berasal dari Provinsi Sumbar dan Bengkulu.
Sebelum bertolak ke Tanah Suci, jamaah calon haji berasal dari Sumbar dan Bengkulu akan diinapkan terlebih dahulu di Asrama Haji Padang sekaligus mendapatkan pembekalan dari pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Bupati Serang ingatkan JCH taati aturan di Tanah Suci
Baca juga: Menhaj: Petugas haji mesti kedepankan semangat melayani
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·