Kemenko PM luncurkan Perintis Berdaya Connect dorong UMKM naik kelas

Sedang Trending 43 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) meluncurkan program Perintis Berdaya Connect yang menandai babak baru upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendekatan konektivitas dan pemberdayaan berbasis ekosistem.

"Program ini adalah jembatan agar masyarakat tidak selamanya bergantung pada bantuan sosial, melainkan mampu naik kelas menjadi penggerak ekonomi," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM Leontinus Alpha Edison di Jakarta, Rabu.

Hal itu dikatakannya saat peluncuran program Perintis Berdaya Connect di Bandung, Jawa Barat.

Menurut dia, program tersebut hadir sebagai ekosistem terpadu yang mempertemukan antara pengusaha UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi dengan mitra strategis untuk mencapai kemandirian ekonomi melalui partisipasi publik yang aktif.

Dalam kesempatan itu, Leontinus juga membuka sesi dialog bersama para pengusaha UMKM untuk mendengar langsung aspirasi mereka.

"Presiden Prabowo telah memberikan arahan yang sangat jelas. UMKM harus diperkuat sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional. Melalui dialog ini, kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang kami ambil benar-benar relevan dengan kebutuhan Bapak/Ibu sekalian," kata Leontinus Alpha Edison.

Selain dialog, terdapat sesi business matching yang memfasilitasi pengusaha UMKM dan ekonomi kreatif berkonsultasi dengan para ahli dan dijalankan dengan prinsip people, process, and technology.

Lewat kegiatan ini, pelaku usaha dapat mengurus kelengkapan legalitas usaha, mulai dari Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi halal, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

"Aspirasi yang muncul dalam dialog tadi menunjukkan bahwa pelaku usaha butuh solusi cepat dan nyata. Oleh karena itu, kami memastikan adanya output konkret hari ini yang langsung diwujudkan melalui pelaksanaan business matching ini," katanya.

Dia mengatakan, fokus saat ini adalah percepatan legalitas, SNI, sertifikat halal, dan HAKI untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi para pengusaha UMKM.

Kemenko PM menyatakan model Perintis Berdaya Connect akan direplikasi ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berdaya saing global.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.