Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertahan (Kemhan) RI menyepakati untuk menjalin kerja sama di bidang pertahanan dan teknologi militer dengan Pemerintah Sudan.
Kerja sama itu ditandai dengan pertemuan antara Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin dengan Duta Besar Sudan untuk Indonesia Yassir Mohamed Ali di Gedung Kemhan, Jakarta, Selasa (21/4).
Dalam siaran pers resmi Kemhan di Jakarta, Kamis, keduanya bertemu dalam rangka kunjungan kehormatan atau courtesy call yang dilakukan Yassir Mohamed Ali.
"Kedua pihak membahas penguatan kerja sama pertahanan berbasis prinsip saling menguntungkan, termasuk peluang industri pertahanan, pembentukan kerangka formal kerja sama serta rencana peninjauan lapangan," seperti dikutip siaran pers tersebut.
Keduanya juga membahas potensi kerja sama di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan menggelar pendidikan militer bersama.
Pertemuan tersebut pun berlangsung dengan hangat, pertanda bahwa hubungan bilateral Indonesia dengan Sudan sudah sudah terjadi dengan baik sejak lama.
Dengan adanya pertemuan ini, Kemhan RI mengharapkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Sudan tetap terjalin dengan baik serta kerja sama pertahanan yang dijalin dapat menguntungkan Indonesia.
Baca juga: Menhan RI bahas kerja sama bidang pertahanan dengan Menhan Jepang
Baca juga: Indonesia-AS sepakati kemitraan kerja sama pertahanan utama
Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·